Moneter dan Fiskal

Pemerintah Fasilitasi 244 Event Nataru 2025/2026, DWP Bali hingga Diskon Tiket Pesawat

Poin Penting

  • Pemerintah memfasilitasi 244 event musik, MICE, dan festival di seluruh Indonesia selama Nataru 2025/2026, termasuk DWP Bali dan festival besar lain untuk mendongkrak pariwisata.
  • Kemenparekraf menyiapkan 65 paket wisata dan travel fair, serta pembebasan visa bilateral Indonesia–Afrika Selatan guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
  • Diskon tiket transportasi Nataru berlaku untuk pesawat, kereta, kapal laut, dan penyeberangan, dengan periode perjalanan utama 22 Desember 2025–10 Januari 2026.

Jakarta – Pemerintah akan memfasilitasi sebanyak 244 event musik hingga festival guna mendorong pariwisata dan perekonomian pada kuatal IV 2025. khususnya selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Ratusan agenda tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

“Libur Nataru ini dari Kementerian Pariwisata ada sejumlah agenda yang kami lakukan, ada 244 event yang akan tersebar di seluruh wilayah di Indonesia, yakni ada event internasional, baik itu musik, MICE maupun festival, kemudian juga ada event daerah,” ujar Wakil Menteri Pariwisata Indonesia, Ni Luh Puspa dalam konferensi pers, Rabu, 26 November 2025.

Baca juga: Pemerintah Diskon Tarif Tol hingga Tiket Pesawat untuk Libur Nataru, Ini Daftar Lengkapnya

Ni Luh mengungkapkan terdapat empat event musik besar, yaitu Djakarta Warehouse Project (DWP) di Bali dengan target 70 ribu pengunjung, Jogjarockarta Festival di Yogyakarta yang menargetkan 5 ribu pengunjung, Festival Minangkabau dengan target 54 ribu pengunjung, dan Big Bang Festival Jakarta yang ditargetkan menarik hingga 895 ribu pengunjung.

Fasilitasi Paket Wisata dan Travel Fair

Selain event musik dan festival, Kementerian Pariwisata juga akan memfasilitasi 65 paket wisata untuk 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) maupun nonprioritas melalui pelaksanaan travel fair pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026.

“Saat ini kami masih kompilasi untuk paket yang terjual sampai dengan nanti di Januari 2026,” tambahnya.

Baca juga: Mega Travel Fair Kembali Hadir, Berikut Promo Menarik dan Jadwal Acaranya

Kemudian, Indonesia dan Afrika Selatan juga telah saling menyepakati kebijakan pembebasan visa sebagai langkah memperkuat hubungan strategis kedua negara.

“Kami nanti, seperti yang disampaikan oleh Pak Wapres pada saat di G-20 di South Africa, nanti akan ada visa gratis juga untuk South Africa dan Indonesia untuk bilateral dua negara ini,” jelasnya.

Diskon Tiket Transportasi Selama Nataru

Di sisi lain, pemerintah menyiapkan program diskon tiket transportasi untuk mendorong mobilitas masyarakat dan perekonomian nasional. Program ini mencakup tiket kereta api oleh PT KAI, tiket pesawat udara, angkutan laut oleh PT PELNI, dan angkutan penyeberangan oleh PT ASDP Indonesia Ferry.

Diskon transportasi udara telah mulai diberlakukan sejak akhir Oktober 2025, seiring terbitnya Peraturan Menteri Keuangan Nomor 71 Tahun 2025 tentang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) atas jasa angkutan udara.

Baca juga: OJK Optimistis Momen Nataru Bisa Dongkrak Kredit Konsumsi

Sementara itu, diskon tiket kereta api, angkutan laut, dan angkutan penyeberangan akan diberlakukan serentak mulai 21 November 2025 pukul 00.01 WIB setelah diterbitkannya Surat Keputusan Bersama (SKB) Penugasan kepada BUMN sektor transportasi.

Diskon transportasi Nataru diberikan untuk periode perjalanan 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Khusus angkutan laut, diskon berlaku lebih awal, yaitu untuk periode perjalanan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

4 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

6 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

6 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

6 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

6 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

7 hours ago