News Update

Pemerintah Efektifkan Peran Satgas Pendampingan Investasi

Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut pemerintah akan mengefektifkan peran Satuan Tugas (Satgas) dalam Pendampingan Pelaksanaan Investasi (Investment Task Force) mulai Januari 2018 nanti.

Hal ini akan mempermudah proses realisasi investasi dalam bentuk Foreign Direct Investment (FDI) menjadi lebih banyak. Memgingat proses perizinan ini dilakukan jemput bola.

“Tujuannya untuk mengawal dan memantau perizinanan di daerah masing-masing. Supaya tak ada lagi hambatan percepatan mengenai perizinan. Ini untuk mempercepat realisasi investasi,” kata Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis, dalam acara Indonesia Best Foreign Award 2017, yang diselenggarakan Warta Ekonomi semalam, Selasa, 31 Oktober 2017.

Dia mengatakan, kalau ada permasalahan di kementerian X, misalnya, selama ini para investor kala mengurus perizinan menghubungi dirjen masing-masing.

“Nah nantinya tinggal satgas itu yg menyelesaikan kordinasi di intermal perusahaan mereka. Jadi jemput bola. Dan rencanaya di Januari 2018 sudah mulai bertugas,” jelas dia.

Namun sayangnya, meski sudah banyak satgas, pemerintah tetap menargetkan angka realisasi tak banyak. Pemerintah cuma targetkan 50 persen dari total target realisasi investasi itu.

“Jadi sekarang ini izin investasi banyak, prinsip investasi banyak, tapi realisasi masih sedikit. Saat ini realisasinya 25-30 persen, tapi kalau bisa mencapai 50 persen itu bagus. Makanya kita buat satgas,” kata dia.

Sejauh ini pemerintah menargetkan realisasi investasi itu tinggi. Tahun ini sebanyak Rp678,8 triliun, dan ditargetkan menjadi realisasi investasi. Sedang tahun depan, bisa mencapai Rp765 triliun. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

2 mins ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

1 hour ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

3 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

4 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

5 hours ago

Tokio Marine Life Gandeng BAZNAS Bedah 5 Rumah dan Santuni Anak Yatim di Jakarta

Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More

5 hours ago