Moneter dan Fiskal

Pemerintah Ajak WNI di London Ikut Program Amnesti Pajak

London–Kementerian Keuangan bekerja sama dengan Kementerian BUMN, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) kembali melakukan sosialisasi Amnesti Pajak kepada Warga Negara Indonesia (WNI) yang bermukim di luar negeri.

Setelah sebelumnya dilakukan di Singapura dan Hongkong, kali ini kegiatan Indonesia Business Outlook mengambil lokasi di Millenium Hotels and Resorts London. Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 orang Pengusaha dan Masyarakat Indonesia di London dan sekitarnya.

Dalam acara sosialisasi tersebut, Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad menyampaikan tentang perkembangan perekonomian dan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik dibandingkan dengan negara emerging market lainnya. Sehingga dipandang, bahwa program Amnesti Pajak yang digulirkan pemerintah untuk menarik investasi di Indonesia sangatlah tepat waktunya.

“Program Amnesti Pajak adalah awal terbangunnya kebijakan perpajakan yang lebih sehat di Indonesia,” ujar Muliaman dalam keterangannya di London, Kamis, 8 September 2016.

Muliaman mengatakan, pemerintah akan melakukan perombakan menyeluruh dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang lebih menarik di masa yang akan datang. Menurutnya, industri keuangan di Indonesia sangat siap sebagai gateway dan diyakini bahwa industri keuangan nasional bisa menjadi partner pengusaha untuk memanfaatkan peluang investasi yang ada di Indonesia.

Dalam acara Indonesia Business Outlook tersebut, mewakili Ketua Himbara, Susi Liestiowaty menambahkan, Himbara mendukung penuh dalam menyukseskan program Amnesti Pajak yang sedang berlangsung dan akan berakhir pada tanggal 31 Maret 2017. Himbara yang beranggotakan Bank BNI, BRI, Mandiri dan BTN dinyatakan siap menjadi mitra strategis baik untuk penyetoran uang tebusan maupun untuk repatriasi dana dan investasi di Indonesia.

Sementara itu, Duta Besar Repubik Indonesia untuk Inggris dan Irlandia, Rizal Sukma di tempat yang sama, mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan amnesti pajak dengan sebaik-baiknya dan ikut berperan serta dalam upaya mewujudkan apa yang sudah ditargetkan oleh pemerintah untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Sumber Daya Manusia melalui program Amnesti Pajak.

Sebagai bentuk dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat di London dan sekitarnya untuk memanfaatkan Amnesti Pajak, KBRI di London membuka layanan perpajakan yang meliputi layanan e-registration untuk memperoleh NPWP, e-filing untuk pelaporan SPT Tahunan PPh, dan penerimaan surat pernyataan dan konsultasi Amnesti Pajak.

Di samping layanan tersebut, KBRI di London juga membuka layanan konsultasi melalui telepon di nomor +447455819489 dan juga melayani konsultasi melalui surat elektronik (email) di alamatamnestipajak.london@indonesianembassy.org.uk. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Purbaya Beberkan Penerimaan Pajak Januari 2026 Capai Rp116,2 T, Tumbuh 30,8 Persen

Poin Penting Penerimaan pajak hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp116,2 triliun, tumbuh 30,8 persen yoy,… Read More

34 mins ago

Andy Arslan Djunaid Mundur dari Kursi Komut JMA Syariah, Ada Apa?

Poin Penting Mochamad Andy Arslan Djunaid resmi mengundurkan diri dari jabatan Komisaris Utama PT Asuransi… Read More

54 mins ago

IHSG Ditutup di Zona Hijau, Saham BBTN, AMMN, dan BRIS Jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG menguat tipis 0,30 persen ke level 8.146,71 dengan nilai transaksi Rp25,74 triliun… Read More

59 mins ago

Bank Mandiri Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 5,07 Persen di 2025

Poin Penting Ekonomi RI 2025 diproyeksi tumbuh 5,07 persen yoy, lebih tinggi dari realisasi 2024… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Sepanjang 2025

Poin Penting Sepanjang 2025, Bank Mandiri merealisasikan 1.174 program TJSL di 12 wilayah Indonesia sebagai… Read More

1 hour ago

Purbaya Bersyukur per Januari 2026 Pendapatan Negara Rp172,7 Triliun, Ini Penopangnya

Poin Penting Penerimaan negara hingga 31 Januari 2026 mencapai Rp172,7 triliun, tumbuh 9,8 persen yoy… Read More

2 hours ago