BRI Bidik Pertumbuhan Kredit Konsumer 25%
Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) melalui produk asuransi mikro yang diberi nama Asuransi Mikro – Kecelakaan, Kesehatan dan Meninggal Dunia (AM-KKM) mencatatkan pertumbuhan bisnis yang signifikan.
Corporate Secretary Bank BRI Hari Purnomo menyampaikan bahwa selama Januari hingga September 2019, pemegang polis AM-KKM bertambah 4 juta peserta atau tumbuh 33% year on year. Sementara itu, premi yang dibayarkan telah mencapai Rp220 miliar.
“Hal ini mengindikasikan bahwa nasabah Bank BRI dengan segmen mikro semakin mengerti pentingnya asuransi,” kata Hari melalui keterangan resminya di Jakarta, Rabu 9 Oktober 2019.
Asuransi mikro sendiri merupakan salah satu program Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) yang digagas oleh Presiden RI Joko Widodo. AM-KKM Bank BRI yang bekerja sama dengan BRI Life merupakan produk Bancassurance BRI dengan jangka waktu 1 tahun.
Dirinya menambahkan, produk ini menawarkan manfaat berupa santunan atas risiko yang diakibatkan kecelakaan maupun sakit dengan premi yang relatif terjangkau (Rp50.000 bagi individu dan Rp90.000 bagi pasangan suami istri), memiliki perlindungan lengkap dan berlaku double claim jika memiliki produk asuransi lain/BPJS Kesehatan.
Manfaat lain yang dapat diperoleh pemilik polis AM-KKM diantaranya santunan harian rawat inap rumah sakit akibat sakit maupun kecelakaan, penggantian biaya operasi akibat sakit maupun kecelakaan, santunan meninggal dunia akibat kecelakaan, hingga santunan meninggal dunia akibat sakit dan santunan cacat tetap karena kecelakaan.
“Sebagai komitmen untuk mendukung penguatan inklusi keuangan di Indonesia, Bank BRI akan terus berinovasi dalam hal produk dan layanan guna mendekatkan akses keuangan serta meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap produk maupun jasa keuangan,” pungkas Hari. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More
Poin Penting Kenaikan tiket pesawat domestik dibatasi 9-13% untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah… Read More