Pelaku UKM; Sasaran kebijakan ekonomi IV. (Foto: Istimewa).
Jakarta – Pengembangan potensi ekonomi daerah menjadi salah satu target pemerintah. Termasuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang banyak tersebar di daerah.
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Bahlil Lahadalia meminta agar Pemda tidak memandang sebelah mata investasi di sektor UMKM. Data menunjukan, kontribusi UMKM atas investasi nasional mencapai sekitar 50% per tahun.
Tidak hanya itu, lanjut Bahlil, UMKM bahkan mampu menyerap angkatan kerja sebesar 97%. Ditambah lagi, kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) rata-rata di atas 50% per tahun.
“Secara agregat peran UMKM stabil tapi signifikan. Ini yang tidak boleh kita pandang sebelah mata. Karpet merah itu tidak hanya untuk usaha-usaha skala besar saja. Ada banyak peluang menarik investasi di UMKM,” pungkas Bahlil.(*)
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More