Pembukaan Rekening Palsu Masih Jadi Modus Pencucian Uang

Jakarta – Modus pencucian uang melalui pembukaan rekening bank untuk tindak pidana narkotika masih marak dilakukan oleh bandar narkoba di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Penyidik utama TPPU dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Pol Ahmad Yanuari Insan pada saat acara menyelenggarakan workshop Program Mentoring Berbasis Risiko (PROMENSISKO) mengantisipasi Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.

Dirinya menyebut, pencucian uang tersebut sengaja dilakukan bandar narkoba untuk menghilangkan jejak dari pihak berwajib karena uang yang didapatkan berasal dari sumber yang tidak wajar dan akan digunakan untuk kepentingan kejahatan.

“Misalnya bandar menggunakan rekening bank atas nama orang lain. Lalu pelaku menggunakan ID palsu untuk membuka rekening bank,” kata Ahmad Yanuari di Jakarta, Selasa 17 September 2019.

Selain itu, pelaku pencucian uang juga bisanya menggunakan usaha seperti pedagang valuta asing. Kemudian menggunakan jasa kurir untuk distribusi uang, menggunakan tenaga kerja Indonesia (TKI) sampai memanfaatkan produk perbankan dan jasa keuangan lain.

Tak hanya itu, para bandar narkoba juga terkadang melakukan modus pencucian uang menggunakan metode menukar dengan mata uang asing dan membawanya ke luar negeri namun dalam bentuk uang tunai. Selain uang, pelaku juga membelikan uang tersebut dalam bentuk aset seperti tanah sampai properti. Barang mewah juga menjadi salah satu tujuan pencucian uang. (*)

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tekankan Transparansi dalam Reformasi Pasar Modal RI

Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More

1 hour ago

Sibuk Kerja dan Kejar Deadline?

Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More

2 hours ago

IHSG Masih Tertekan, OJK Minta Investor Pasar Modal Tetap Tenang

Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More

3 hours ago

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KONI, Klaim Atlet Tembus Rp31 Miliar

Poin Penting BPJS Ketenagakerjaan dan KONI memperluas perlindungan atlet, dengan 265 ribu pelaku olahraga terdaftar… Read More

4 hours ago

Simak! Ini Hasil Pertemuan OJK dan BEI dengan MSCI

Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More

4 hours ago

DBS Indonesia Tambah Pendanaan Rp3 Triliun ke Kredivo, Ini Peruntukannya

Poin Penting DBS Indonesia meningkatkan pendanaan channeling ke Kredivo menjadi Rp3 triliun, sejalan dengan pertumbuhan… Read More

5 hours ago