Kuatkan Rupiah, Pelaku Usaha Berkomitmen Kurangi Dolar
Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan Securities Crowdfunding (SCF) telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp721,84 miliar kepada UMKM selama tahun 2022.
Dalam data OJK yang dikutip Jumat, 13 Januari 2023 menyebutkan bahwa angka tersebut jauh lebih besar dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang sebesar Rp413,19 miliar dan pada tahun 2020 hanya sebesar Rp184,90 miliar.
Kemudian, jumlah dari penerbit juga meningkat pada 2022 yaitu sebanyak 337 penerbit, dibandingkan dengan 2021 sebanyak 195 penerbit, dan 2020 sebanyak 127 penerbit, dengan 136.779 pemodal serta 14 penyelenggara.
Selain itu, penawaran saham syariah dan sukuk UMKM melalui SCF syariah juga tumbuh pesat lebih dari 19 kali lipat, dari Rp8,83 miliar di Desember 2021 menjadi Rp171,8 miliar di Desember 2022.
Dengan SCF, UMKM selaku penerbit yang membutuhkan dana dapat dengan mudah dipertemukan dengan investor melalui platform digital.
Seperti diketahui, SCF merupakan metode pengumpulan dana dengan skema patungan yang dilakukan oleh pemilik usaha untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya. Nantinya investor bisa membeli dan mendapatkan bukti kepemilikan perusahaan berupa saham, obligasi, atau sukuk dari usaha tersebut.
Badan usaha UMKM selaku penerbit yang menghimpun dana dapat berupa PT (Perseroan Terbatas), CV (Commanditaire Vennootschap), Firma, Koperasi, dan Persekutuan Perdata. (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting CELIOS kirim surat keberatan ke Presiden Prabowo Subianto soal perjanjian dengan Donald Trump,… Read More
Poin Penting BSI menargetkan 500 ribu hingga lebih dari 1 juta nasabah awal untuk BSI… Read More
Poin Penting OJK tuntaskan penyidikan dugaan tindak pidana perbankan di BPR Panca Dana dan melimpahkan… Read More
Poin Penting PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) meluncurkan BSI Tabungan Umrah untuk memperkuat ekosistem… Read More
Poin Penting Pjs Ketua DK OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut banyak pejabat internal ikut seleksi… Read More
Poin Penting ShopeePay menjadi Top of Mind 41 persen versi Ipsos, paling banyak digunakan (91… Read More