Head Sharia Community Financial Services Maybank Indonesia, Dandy Suprandono. (Foto: Khoirifa)
Jakarta – PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) berbasis syariah. Hal ini sejalan dengan posisi Indonesia sebagai pasar produk halal terbesar di dunia.
Head Sharia Community Financial Services Maybank Indonesia, Dandy Suprandono, menegaskan bahwa solusi keuangan yang etis dan inklusif menjadi prioritas Maybank Indonesia untuk mendukung pertumbuhan bisnis berbasis Syariah.
“Kami memahami pentingnya menyediakan solusi keuangan yang yang sejalan dengan prinsip syariah. Produk pembiayaan UKM Syariah Maybank Indonesia dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik para pengusaha dan bisnis yang membutuhkan layanan finansial berbasis syariah,” ucap Dandy dalam Media Workshop di Jakarta, Selasa, 19 November 2024.
Baca juga: Maybank Indonesia Salurkan Rp21,55 Triliun Kredit UMKM per September 2024
Berdasarkan upaya tersebut, pembiayaan Perbankan Syariah Maybank Indonesia tumbuh 7,3 persen mencapai Rp30,98 triliun pada sembilan bulan pertama 2024 dari Rp28,88 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Dandy menjelaskan, pertumbuhan ini didorong peningkatan pembiayaan pada segmen komersial dan UKM. Selain itu, pendapatan fee-based ikut meningkat signifikan sebesar 21,4 persen menjadi Rp166 miliar dari Rp137 miliar, didukung kontribusi solusi shariah wealth management.
Baca juga: Maybank Indonesia Raih The Asian Experience Awards 2024
Adapun pada periode Agustus 2024, porsi pembiayaan perbankan Syariah Maybank Indonesia telah mewakili 27,6 persen dari total pembiayaan segmen UKM.
“Kami optimistis, potensi pasar keuangan Syariah di segmen UKM masih sangat terbuka di Indonesia. Dengan memperhatikan Indonesia yang merupakan salah satu pasar muslim terbesar di dunia, Maybank Indonesia berkomitmen penuh untuk menyediakan pembiayaan UKM sesuai dengan prinsip Syariah,” imbuhnya. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More
Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More
Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More
Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More
Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More