Keuangan

Pembiayaan Syariah CIMB Niaga Melonjak 20% Selama Ramadan

Jakarta – Ramadan dan Lebaran menjadi momen menggenjot bisnis perbankan syariah melalui Unit Usaha Syariah (UUS). Bankir menyebut, kebutuhan pembiayaan syariah melonjak oleh pembiayaan consumer.

Direktur Syariah Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk Pandji P. Djajanegara mengatakan, kebutuhan pembiayaan syariah consumer mengalami tren peningkatan selama Ramadan dan Lebaran.

“Pembiayan syariah consumer seperti pembiayaan KPR Syariah, pembiayaan Kartu Syariah (kartu kredit syariah), dan Personal Financing Syariah cenderung meningkat,” katanya kepada Infobanknews.com, Senin (17/4/2023).

Menurutnya, tren melonjaknya nilai pembiayaan syariah selama Ramadan di kisaran 20%. Hal ini bank dengan kode saham BNGA itu menyediakan beragam promo dan program menarik bagi nasabah.

Berdasarkan data pihaknya, selama kuartal pertama (Q1) 2023, pembiayaan CIMB Niaga Syariah paling banyak digunakan nasabah, yakni pembiayaan KPR Syariah dan pembiayaan kartu Syariah untuk segmen pembiayaan consumer

“Sementara untuk segmen pembiayaan Bisnis Banking terjadi pada pembiayaan korporasi dan pembiayaan komersial,” jelasnya.

Lebih lanjut, tren pertumbuhan pembiayaan syariah PT Bank CIMB Niaga tiap tahun melonjak. Angkanya, secara year-on-year (YoY) per Maret 2023 meningkat sebesar 28%.

Program Menarik Pembiayaan Syariah

Melonjaknya, nilai pembiayaan syariah secara yoy tidak terlepas dari beragam program khusus pembiayaan syariah kepada nasabahnya.

Antara lain, untuk pembiayaan KPR Syariah yakni program cashback Rp1 juta dan berkesempatan menang hadiah Grandprize 2 Paket Halal Trip ke Turki dan 3 Smart TV 40 Inch.

Pada Personal Financing Syariah, CIMB Niaga juga menawarkan program cashback Rp500 ribu dan berkesempatan menang hadiah grandprize 1 unit motor dan 4 keping logam mulia 2,5 gram.

“Sementara pada pembiayaan Kartu Syariah  hadir free e-voucher Rp100 ribu untuk tiap nasabah yang apply dan disetujui selama promo Ramadan,” pungkasnya.(*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Mendes Minta Setop Izin Baru Alfamart-Indomaret di Desa, Ini Alasannya

Poin Penting Mendes mengusulkan penghentian izin baru minimarket di desa untuk melindungi usaha rakyat dan… Read More

4 mins ago

Pengiriman 8.000 TNI ke Gaza Dinilai Berisiko Bebani APBN, Celios Rekomendasikan Hal Ini

Poin Penting Celios menilai rencana pengiriman 8.000 pasukan RI ke Gaza berisiko mempersempit ruang fiskal… Read More

14 mins ago

Dorong Ekonomi Sirkular, ALVAboard dan Rekosistem Kerja Sama Kelola Sampah Kemasan

Poin Penting ALVAboard dan Rekosistem bekerja sama membangun sistem pengelolaan sampah kemasan terintegrasi untuk mendukung… Read More

40 mins ago

Bank BJB Tawarkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026, Kupon hingga 6,30 Persen

Poin Penting Bank BJB menerbitkan Obligasi Keberlanjutan Tahap II 2026 dengan kupon hingga 6,30% dan… Read More

1 hour ago

Transaksi QRIS Melesat, Tumbuh 131,47 Persen di Januari 2026

Poin Penting Transaksi QRIS tumbuh 131,47% YoY per Januari 2026, didorong peningkatan pengguna dan merchant.… Read More

1 hour ago

Mudik Gratis Jakarta 2026 Dibuka untuk Warga Luar DKI, Ini Cara Daftarnya

Poin Penting Program mudik gratis Jakarta 2026 terbuka bagi warga luar DKI, meski KTP DKI… Read More

1 hour ago