Adira Finace : Hut ke-25. (Foto: Dok. Infobank).
Jakarta– PT Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) membukukan pertumbuhan pembiayaan syariah hingga 90% menjadi Rp4,5 triliun pada 2015. Kinerja yang diraih oleh unit usaha syariah Adira itu memberi kontribusi 15% pada pembiayaan baru Adira yang tercatat Rp30,5 triliun pada 2015.
“Secaraa keseluruhan, pembiayaan syariah memberi kontribusi 12% pada piutang pembiayaan yang dikelola atau Rp5,4 triliun pada akhir 2015,” kata Direktur Utama Adira Finance Willy Suwandi Dharma di Jakarta, Kamis 11 Februari 2016.
Hingga akhir tahun 2015, jumlah piutang pembiayaan yang dikelola perusahaan mencapai Rp46,4 triliun. Sementara NPF terjaga pada level 1,7% stabil sejak semester 1 2015.
Tahun lalu, Adira Finance membukukan pembiayaan baru Rp30,5 triliun setara dengan 1,7 juta kontrak baru. Penyaluran pembiayaan untuk sepeda motor tercatat Rp17,6 triliun. Sementara untuk pembiaayan mobil mencapai Rp12,6 triliun. Sejak bulan Mei 2015, Perseroan mulai membiayai barang rumah tangga yang merupakan suatu strategi untuk menawarkan layanan one stop solution dengan nilai Rp270 miliar. (*) Ria Martati
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More