News Update

Pembiayaan Syariah Adira Finance Tembus Rp7,8 Miliar di 2024

Jakarta – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) mencatat penyaluran pembiayaan syariah senilai Rp7,8 miliar hingga Desember 2024.

Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila mengungkapkan, pembiayaan syariah berkontribusi sebesar 22 persen dari total pembiayaan baru yang disalurkan perusahaan.

“Adira Finance memang menjadi salah satu multifinance yang exposure terbesar di syariah karena pembiayaan syariah itu mencakup 22 persen dari total pembiayaan kita hampir mencapai 40 persen. Jadi cukup besar,” katanya, dalam konferensi pers di JIExpo, Kemayoran, Kamis, 13 Februari 2025.

Baca juga : Adira Finance Tingkatkan Pembiayaan Syariah Lewat Transformasi Pasar Tradisional

Dewa Made Susila menyatakan bahwa Adira Finance telah menyiapkan berbagai strategi untuk mendorong pertumbuhan pembiayaan syariah pada 2025.

Salah satu pendekatan yang diterapkan adalah menyesuaikan model pembiayaan syariah dengan preferensi konsumen.

“Kalau kita lihat di Aceh yang 100 persen syariah itu, kita sudah punya cabang syariah di sana. Secara total, cabang syariah yang dimiliki kita hampir mendekati 50 cabang,” jelasnya.

Baca juga : Begini Strategi Adira Finance Genjot Pembiayaan Syariah

Selain itu, Adira Finance juga aktif dalam pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.

Salah satu inisiatifnya adalah Festival Pasar Rakyat (FPR), yang digelar di lima pasar tradisional di Indonesia. Program ini bekerja sama dengan Danamon Syariah dan Zurich Syariah.

Festival Pasar Rakyat merupakan bagian dari upaya Adira Finance untuk mengedukasi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan pelaku pasar tradisional.

Program ini mengusung konsep Pasar Rakyat yang Halal dan SEJAHTERA (Sehat-Hijau-Bersih-Terawat).

Baca juga: Adira Finance Bidik Pertumbuhan SPK 20 Persen di IIMS 2025

Sementara itu, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), piutang pembiayaan syariah tumbuh signifikan, mencapai Rp26,52 triliun pada November 2024.

Nilai ini mengalami lonjakan sebesar 11,97 persen secara tahunan (year-on-year). (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Bank Raya Paparkan Kinerja 2025, Transformasi Bank Digital Kian Menguat

Poin Penting PT Bank Raya Indonesia Tbk mencatat penyaluran kredit digital Rp28,75 triliun pada 2025… Read More

37 mins ago

Renovasi Atap Panti Asuhan di Serang, Tugure Tegaskan Komitmen CSR Berkelanjutan

Poin Penting Tugure merenovasi atap Panti Asuhan Al Arif di Serang yang sebelumnya rusak dan… Read More

1 hour ago

LPEM UI Sarankan BI Tahan Suku Bunga di 4,75 Persen, Ini Alasannya

Poin Penting LPEM UI menyarankan BI mempertahankan suku bunga 4,75% pada RDG Maret 2026 di… Read More

1 hour ago

BNI Tambah Fasilitas Kredit Rp10 T ke Pegadaian, Total Pembiayaan Capai Rp25,1 T

Poin Penting BNI menambah fasilitas kredit Rp10 triliun kepada Pegadaian, sehingga total pembiayaan mencapai Rp25,1… Read More

2 hours ago

BSI Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Transaksi Digital bagi Pemudik

Menyambut puncak arus mudik Lebaran, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk menghadirkan delapan Posko Mudik… Read More

2 hours ago

Peringati HUT ke-6, IFG Berbagi Kepedulian Bersama Yayasan Sayap Ibu

Bantuan sebesar Rp60 juta tersebut diberikan dalam rangka peringatan HUT ke-6 IFG sebagai wujud komitmen… Read More

2 hours ago