Perbankan

Pembiayaan Pre Order Mobil Hyundai dari KB Bank Tembus Rp2,1 Triliun di 2024

Jakarta— PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bank) berhasil meningkatkan pembiayaan pre-order (PO) untuk mobil merek Hyundai. Sepanjang Januari– November 2024 KB Bank mencatatkan pembiayaan hingga Rp2,1 triliun.

Catatan ini melampaui ekspektasi, dengan total unit kendaraan yang terfinansir sebanyak 5.164 unit dan total plafon pembiayaan mencapai lebih dari Rp779 miliar. Pembiayaan ini mencakup mobil konvensional dan mobil listrik atau electric vehicle (EV).

Wakil Direktur Utama KB Bank, Robby Mondong mengungkapkan, pencapaian KB Bank bersama Hyundai melalui program dealer financing ini menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pertumbuhan industri otomotif nasional.

“Capaian ini adalah bukti nyata dari dedikasi KB Bank untuk mendukung perkembangan sektor otomotif Indonesia,” ujarnya, Kamis (12/12024).

Baca juga: Fundamental Bisnis Menguat, KB Bank Raih Rating AAA dari Pefindo

Kolaborasi ini didukung penuh oleh KB Financial Group dan KB Kookmin Bank sebagai pemegang saham pengendali KB Bank.

Robby menyebut, dengan menyediakan solusi pembiayaan mulai dari Rp5 miliar hingga Rp173 miliar per dealer, KB Bank mendukung upaya Hyundai dalam menyediakan produk-produk otomotif berkualitas standar Korea Selatan ke seluruh wilayah di Indonesia.

“Kami percaya industri otomotif adalah pilar penting dalam pertumbuhan ekonomi, dan melalui kemitraan strategis dengan Hyundai. Kami hadir dengan solusi pembiayaan yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan. Langkah ini bukan hanya memperkuat operasional dealer tetapi juga mendorong akses masyarakat terhadap kendaraan berkualitas, termasuk kendaraan listrik,” terangnya.

Inovasi pembiayaan KB Bank ini sejalan dengan inisiatif pemerintah dalam mengurangi emisi karbon serta komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca juga: Pengendali Saham KB Bank Biayai Operasi Jantung 10 Anak RI di Korea

KB Bank merupakan bagian dari KB Financial Group yang merupakan pionir dalam inovasi keuangan berkelanjutan di Korea Selatan.

Komitmen ini pun telah mendapatkan sejumlah apresiasi dari berbagai institusi independen. Di antaranya berupa Anugerah Ekonomi Hijau dan Apresiasi Indeks Integritas Bisnis Lestari 2024.

“Selaras dengan visi KB Financial Group, kami berkomitmen untuk mendukung transformasi industri otomotif Indonesia menuju era hijau dan berkelanjutan. Pembiayaan kendaraan listrik Hyundai adalah salah satu langkah konkret kami untuk mewujudkan visi ini, sekaligus menciptakan peluang besar bagi dealer untuk berkembang di tahun 2025,” tambah Robby. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Mandiri Pastikan Livin’ Siap Temani Transaksi Nasabah Sepanjang Libur Idul Fitri

Poin Penting Bank Mandiri memastikan Livin’ by Mandiri tetap stabil dan beroperasi 24 jam untuk… Read More

17 hours ago

Sidang Isbat Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada 21 Maret 2026, Ini Alasannya

Poin Penting Pemerintah menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1447 H jatuh pada Sabtu, 21 Maret… Read More

17 hours ago

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

18 hours ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

20 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

22 hours ago

Macet Mudik Tak Terhindarkan karena Transaksi Tol, Ini Solusinya

Poin Penting Kemacetan mudik di tol utamanya disebabkan bottleneck di gerbang transaksi, bukan semata lonjakan… Read More

22 hours ago