Perkantoran Bank Muamalat Indonesia/Erman Subekti
Poin Penting
Jakarta – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat outstanding pembiayaan Multiguna iB Hijrah sebesar Rp618 miliar per Oktober 2025. Realisasi ini meningkat 41 persen dibandingkan posisi Oktober 2024 yang sebesar Rp438 miliar. Begitu pula dengan jumlah akun (number of account/NoA) terkerek naik 26 persen yoy menjadi lebih dari 8.600 akun.
Direktur Bank Muamalat Ricky Rikardo Mulyadi mengatakan, pertumbuhan ini didukung oleh meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk Multiguna iB Hijrah. Selain itu, bertambahnya institusi yang bermitra dengan Bank Muamalat untuk tabungan payroll juga turut memberikan kontribusi.
“Pasca ditunjuknya Bank Muamalat sebagai Bank Penyalur Gaji (BPG) bagi ASN di lingkup instansi pemerintah, kami memberikan pilihan layanan perbankan sesuai prinsip Syariah termasuk dalam memanfaatkan produk Multiguna iB Hijrah. Selain ASN, kami terus menggarap segmen lain yang menjadi kekuatan customer base kami yakni institusi pendidikan dan layanan kesehatan seperti sekolah, perguruan tinggi dan rumah sakit,” ujar Ricky dikutip Jumat, 12 Desember 2025.
Baca juga : Bank Muamalat Gandeng Ayuberga Perkuat Ekosistem Haji dan Umrah
Ricky menambahkan, pihaknya juga mengincar segmen lain yang menjadi target seperti lembaga negara, BUMN serta segmen dengan tingkat komponen domestik yang tinggi, termasuk di dalamnya ekosistem haji dan umrah maupun industri halal.
Meski demikian, bank pertama murni syariah di Indonesia ini selalu menerapkan prinsip kehati-hatian. Hal ini tecermin dari kualitas pembiayaan Multiguna iB Hijrah yang terjaga dengan baik.
“Dengan kualitas yang terjaga, Bank Muamalat optimistis dapat terus meningkatkan portofolio pembiayaan consumer secara sehat dan berkelanjutan,” jelasnya.
Baca juga : Pembiayaan Haji Khusus Bank Muamalat Naik 2,5 Kali Lipat di Oktober 2025
Pembiayaan Multiguna iB Hijrah merupakan produk untuk memudahkan pembiayaan sejumlah kebutuhan sesuai prinsip Syariah seperti pendidikan, renovasi hunian, atau pembelian kendaraan bermotor.
Pembiayaan ini menawarkan akad murabahah, ijarah multijasa, maupun musyarakah mutanaqisah (MMQ) untuk pembiayaan refinancing. Limit pembiayaan produk ini hingga Rp1,5 miliar dengan angsuran tetap dan tenor hingga 15 tahun. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya tarik dana pemerintah Rp75 triliun dari bank-bank Badan Usaha Milik… Read More
Poin Penting IHSG perdagangan perdana 2026 ditutup menguat 1,17% ke level 8.748,13 dengan nilai transaksi… Read More
Poin Penting BEI menargetkan pasar modal RI masuk 10 besar bursa dunia pada 2030 melalui… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya optimistis IHSG tembus 10.000 pada akhir 2026, meski penutupan 2025 hanya… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo kembali absen di pembukaan perdagangan BEI 2026 karena menjalani kunjungan kerja… Read More
Oleh Wilson Arafat, Governance, Risk & Compliance (GRC) dan Environmental, Social, and Governance (ESG) Specialist… Read More