News Update

Triwulan III, Pembiayaan MTF Tumbuh 11,84%

Jakarta – PT Mandiri Tunas Finance (MTF) mencatat  pertumbuhan pembiayaan baru. Hingga akhir Sepember 2016 pembiayaan MTF tumbuh sebesar 11,84% secara tahunan (year to year/yoy).

Pertumbuhan ini menandai keberhasilan Perseroan dalam memasksimalkan penjualan di tengah kondisi daya beli yang menurun, dan pertumbuhan industri otomotif yang masih terus melemah.

Direktur Utama MTF, Ignatius Susatyo  mengatakan, hingga akhir September 2016, pertumbuhan pembiayaan MTF mencapai Rp1,9 triliun. “Secara year to date pembiayaan kita mencapai Rp13,4 triliun, lebih baik dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp11,9 triliun. Jadi ada pertumbuhan hampir 12% ” ujarnya di kantor MTF, Kamis, 6 Oktober 2016 lalu.

Susatyo mengungkapkan, pembiayaan MTF untuk mobil baru (new car) dari sisi amount tumbuh 12,50% dari total lending new car 2015. “MTF bermainnya di mobil baru tetapi kita masih terus tumbuh. Gaikindo sendiri mencatat pertumbuhan otomotif hanya 1% hingga Juli-Agustus 2016” imbuhnya.

(Baca juga : MTF : Terjadi Pergeseran Segmen Pembiayaan Ke Passanger)

Impact GIIAS pun, tambahnya, hanya tumbuh 1%. “Jadi kita masuk ke pasarnya kompetitor, kita ambil pasar mereka,” tandasnya.(*) Dwitya Putra

Apriyani

Recent Posts

WFH Tiap Jumat, Ini Cara Menhub agar Layanan Transportasi Tetap Normal

Poin Penting Kemenhub menerapkan kehadiran 40 persen pegawai per hari untuk memastikan layanan transportasi tetap… Read More

43 mins ago

Marak Penipuan Rekrutmen KAI, Masyarakat Diminta Waspada

Poin Penting KAI mengimbau masyarakat waspada terhadap maraknya penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen KAI. Seluruh proses… Read More

1 hour ago

Tak Ada Visa Haji Furoda 2026, Jalur Resmi Hanya 2 Ini

Poin Penting Pemerintah Arab Saudi menegaskan tidak menerbitkan visa haji furoda pada penyelenggaraan haji tahun… Read More

1 hour ago

BRI Alihkan Saham BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management

Poin Penting BRI alihkan kepemilikan BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara Asset Management melalui PJBB sebagai… Read More

2 hours ago

Airlangga Respons Santai Proyeksi Bank Dunia: Masih di Atas Rerata Global

Poin Penting Bank Dunia pangkas proyeksi ekonomi RI 2026 menjadi 4,7% dari 4,8% akibat ketidakpastian… Read More

2 hours ago

BEKS Pasang Target Agresif di 2026, Incar Kenaikan Aset dan Laba Double Digit hingga Tekan NPL

Poin Penting Bank Banten membidik aset tumbuh ~20 persen menjadi Rp12 triliun dan laba bersih… Read More

2 hours ago