Ilustrasi - Gedung Bank Mandiri. (Foto: Dok. Bank Mandiri)
Jakarta – Bank Mandiri hingga Juni 2025 mencatatkan pertumbuhan pembiayaan KPR Hijau mencapai Rp693 miliar, meningkat sebesar 24 persen secara year on year (yoy).
Corporate Secretary Bak Mandiri M. Ashidiq Iswara menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan komitmen Bank Mandiri dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap lini produk dan layanannya.
“Melalui program KPR Hijau, Bank Mandiri tidak hanya memberikan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah tinggal, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong terciptanya ekosistem properti hijau di Indonesia,” ujar Ashidiq dikutip 6 Agustus 2025.
Baca juga: Survei BI: Harga Properti Residensial Naik Tipis di Triwulan II 2025
Ashidiq juga menambahkan bahwa inisiatif pembiayaan properti hijau ini merupakan bentuk dukungan Bank Mandiri terhadap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui implementasi Kategori Kegiatan Usaha Berkelanjutan (KKUB) yang diatur dalam POJK 51/2017, khususnya untuk kategori Bangunan Berwawasan Lingkungan yang Memenuhi Standar/Sertifikasi. Dengan demikian, selain memberikan kontribusi pada pengurangan dampak lingkungan, program ini juga memperkuat portofolio hijau Bank Mandiri.
Melalui penerapan prinsip ESG, Bank Mandiri terus berinovasi dalam menghadirkan produk keuangan berkelanjutan yang tidak hanya relevan dengan kebutuhan nasabah, tetapi juga mendukung agenda pembangunan nasional.
“Ke depan, kami berharap inisiatif ini dapat menjadi katalis terciptanya ekosistem properti yang lebih hijau di Indonesia, sekaligus mengajak lebih banyak pihak untuk berkontribusi dalam agenda keberlanjutan nasional,” jelasnya.
Salah satu implementasi dari komitmen ini adalah kerja sama Bank Mandiri dengan Sinar Mas Land dan Hongkong Land dalam memfasilitasi pembelian unit rumah di proyek NavaPark, BSD City.
Baca juga: Insentif PPN DTP Properti 100 Persen Diperpanjang hingga Akhir 2025
Perumahan ini telah meraih sertifikasi Greenship Platinum dari Green Building Council Indonesia (GBCI) pada tahun 2022, setelah melalui penilaian komprehensif meliputi aspek ekologi lahan, konektivitas, pengelolaan air, limbah dan material, kesejahteraan komunitas, efisiensi energi bangunan, serta inovasi untuk pengembangan masa depan.
Melalui serangkaian inisiatif ini, Bank Mandiri semakin menegaskan perannya sebagai mitra strategis dalam mendorong pembangunan hunian berwawasan lingkungan, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah yang layak dan ramah lingkungan. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Outlook bank jumbo termasuk Himbara jadi negatif akibat faktor eksternal dan perubahan outlook… Read More
Poin Penting OJK menilai konflik Timur Tengah berpotensi menekan ekonomi Indonesia melalui kenaikan harga energi,… Read More
Poin Penting Hingga 12 Maret 2026, 7,7 juta SPT Tahunan PPh 2025 telah dilaporkan ke… Read More
Poin Penting BTN menyiapkan uang tunai Rp23,18 triliun untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat selama Ramadan… Read More
Poin Penting BEI memproyeksikan outflow investor asing pada Maret 2026 tidak terlalu deras karena turnover… Read More
Poin Penting IHSG sesi I (13/3) ditutup turun 1,81 persen ke level 7.228,94 dari posisi… Read More