Perbankan

Pembiayaan Emas BCA Syariah Melesat 145,9 Persen Jadi Rp313 Miliar di Agustus 2025

Poin Penting

  • Outstanding pembiayaan emas BCA Syariah capai Rp313 miliar per Agustus 2025, tumbuh 145,9 persen yoy.
  • Jumlah akun pembiayaan emas tembus 6.000, naik dua kali lipat dari tahun lalu, didorong permintaan tinggi dan risiko relatif rendah.
  • Strategi fokus pada emas dan KPR, BCA Syariah permudah akses pembiayaan emas lewat mobile apps tanpa harus ke cabang.

Jakarta –  PT Bank BCA Syariah atau BCA Syariah mencatat total outstanding pembiayaan emas sebesar Rp313 miliar di Agustus 2025, tumbuh 145,9 persen secara tahunan (yeay-on-yeay/yoy).

Direktur BCA Syariah, Pranata mengatakan, pihaknya pun terus mendorong lonjakan pembiayaan emas Murabahah BCA Syariah. Hal ini sejalan dengan tren pertumbuhan positif produk satu ini dari tahun ke tahun. 

“Kita push (dorong) pembiayaan emas saat ini karena ini relatif risikonya rendah. Lalu, menguntungkan juga bagi nasabah dan deman-nya juga bagus,” ujarnya, di Jakarta, Kamis, 25 September 2025.

Dalam arsip pemberitaan Infobanknews, total outstanding pembiayaan emas BCA Syariah tercatat mengalami peningkatan signifikan tiap tahunnya.

Pada Agustus 2024, pembiayaan emas tumbuh 210,80 persen yoy menjadi Rp127,3 miliar dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama sebesar Rp41,0 miliar.

Baca juga : BCA Syariah Belum Bisa Garap Bisnis Bullion Bank, Apa Alasannya?

Saat ini produk Murabahah Emas menyumbang sekitar 15 persen atau sebesar Rp280 miliar terhadap total pembiayaan konsumer BCA Syariah.

Selain itu, jumlah akun pembiayaan emas di BCA Syariah telah mencapai 6.000, meningkat dua kali lipat dari tahun lalu.

Baca juga : Harga Emas Antam, Galeri24, dan UBS Hari Ini Kompak Naik, Cek Rinciannya

“Kita sekarang lebih fokus ke produk emas dan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR),” bebernya. 

Lanjut Ata, sapaan akrabnya, untuk bisa meningkatkan pembiayaan emas, pihaknya pun mempermudah transaksi nasabah melalui mobile apps. Tanpa perlu datang langsung ke kantor cabang.

“Bisa diakses atau dilakukan pembiayaan itu lewat mobile apps. Jadi nggak perlu ke cabang. Jadi bisa di handphone untuk membuka Murabahah emas,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

BTN Beberkan Tiga Pilar Transformasi Layanan, Apa Saja?

Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More

2 hours ago

Jangan Sampai Boncos, Perencana Keuangan Ungkap 3 Prinsip Utama Kelola THR

Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More

7 hours ago

Industri Asuransi Jiwa Sudah Bayar Klaim Korban Bencana Sumatra Rp2,6 Miliar

Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More

11 hours ago

Investasi Asuransi Jiwa Tembus Rp590,54 Triliun, Mayoritas Parkir di SBN

Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More

11 hours ago

Rosan Dapat Pesan Khusus Prabowo soal Pengembangan Ekonomi Syariah

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menekankan ekonomi syariah harus dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat. Rosan… Read More

11 hours ago

Klaim Asuransi Kesehatan Naik 9,1 Persen Jadi Rp26,74 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Klaim asuransi kesehatan naik 9,1 persen pada 2025, mencapai Rp26,74 triliun, mencerminkan meningkatnya… Read More

11 hours ago