Jakarta–PT Bank Syariah Mandiri (BSM) mencatat, sampai dengan Agustus 2016 total pembiayaan BSM mencapai Rp53 triliun atau meningkat Rp300 miliar jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yakni Rp52,7 triliun.
Direktur Utama BSM, Agus Sudiarto mengatakan, pihaknya akan terus meningkatkan pembiayaan BSM sampai dengan akhir tahun dengan mengandalkan 767 kantor cabang di seluruh Indonesia dan didukung oleh ATM BSM dan Mandiri Group.
“BSM merupakan bank syariah yang memiliki jaringan terluas di Indonesia,” ujar Agus di Jakarta, Jumat, 14 Oktober 2016.
(Baca juga : Tingkatkan Layanan, BSM Gandeng Bank Aceh Syariah)
Sedangkan untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) per posisi Agustus 2016 sebesar Rp65,3 triliun atau meningkat Rp1,3 triliun jika dibandingkan dengan total DPK di bulan sebelumnya menjadi Rp64 triliun. Hal ini juga ikut mendorong aset BSM per Agustus 2016.
“Posisi asset BSM per Agustus 2016 menjadi sebesar Rp73,6 triliun. Pangsa pasar aset BSM per Juli 2016 sebesar 24,29%,” tutup Agus. (*)
Editor: Paulus Yoga
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More