Perbankan

Pembiayaan BSI Griya Tumbuh 7,22 Persen di Q3 2025, Outstanding Capai Rp59,49 T

Poin Penting

  • BSI Griya tumbuh 7,22% per September 2025 dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp59,49 triliun.
  • Permintaan rumah meningkat, dengan rata-rata booking Rp1 triliun per bulan dan NPF gross tetap sehat di kisaran 2%.
  • BSI perluas ekspansi lewat kerja sama berbagai institusi, menyasar pegawai, wirausaha, hingga gen Z dengan tenor hingga 30 tahun.

Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia Tbk atau BSI mencatat pertumbuhan pembiayaan kepemilikan rumah, BSI Griya. Per September 2025, produk ini tumbuh 7,22 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) dengan outstanding mencapai Rp 59,49 triliun.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta mengatakan, segmen konsumer khususnya griya menjadi segmen yang terus dibidik perseroan. 

“Perumahan menjadi salah satu sektor yang menjadi prioritas program pemerintah terutama menyediakan perumahan selain tentu saja mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Bob, dalam keterangannya, dikutip Senin, 24 November 2025.

Bob menjelaskan bahwa kebutuhan rumah di Indonesia terus meningkat. Di BSI, terdapat tren positif dengan rerata booking Rp1 triliun per bulan, didominasi pembelian rumah pertama senilai Rp500 juta hingga Rp2 miliar, take over, renovasi, maupun kebutuhan lainnya.

Baca juga: BSI Dukung Transformasi Digital Muhammadiyah Lewat Aplikasi MASA

Menurut dia, hal itu menjadi sinyal positif bahwa sektor perumahan masih diminati masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Ekspansi Masif Kepemilikan Rumah

Sejalan dengan permintaan yang terus meningkat, BSI semakin menggiatkan ekspansi pembiayaan kepemilikan rumah sesuai segmen dan profil nasabah, baik pegawai maupun wirausaha.

Pertumbuhan pembiayaan tersebut dibarengi dengan kualitas yang tetap sehat, dengan NPF gross berada di kisaran 2 persen.

Untuk mendukung pemenuhan kebutuhan rumah layak tinggal dengan skema syariah dan tarif kompetitif, BSI menggandeng berbagai institusi pemerintahan.

Salah satunya, dengan Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) melakukan komitmen penandatangan kerjasama fasilitas pembiayaan griya dan layanan perbankan syariah lainnya.

Baca juga: Izin Lengkap! BSI Kini Punya Layanan Simpanan dan Perdagangan Emas dari OJK

Bob menegaskan bahwa penyediaan rumah layak huni merupakan bagian dari nilai maqashid syariah.

Karena itu, BSI berperan sebagai mitra strategis masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah sebagai kebutuhan pokok sekaligus investasi jangka panjang.

BSI juga menyasar segmen gen Z dan anak muda melalui produk BSI Griya dengan tenor hingga 30 tahun.

Langkah ini diharapkan mampu menggarap pangsa pasar lebih luas melalui pembiayaan medium size yang bersifat masif.

Selain itu, BSI terus menyediakan alternatif pilihan dengan bekerja sama bersama developer terpercaya yang menawarkan lokasi strategis, kualitas rumah baik, dan harga kompetitif. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Purbaya Disebut Temukan Data Uang Jokowi Ribuan Triliun di Bank China, Kemenkeu: Hoaks!

Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menegaskan bahwa informasi yang menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa… Read More

3 hours ago

Lewat AKSes KSEI, OJK Dorong Transparansi dan Pengawasan Pasar Modal

Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More

5 hours ago

Penjualan Emas BSI Tembus 2,18 Ton, Mayoritas Pembelinya Gen Z dan Milenial

Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More

5 hours ago

Transaksi Syariah Card Melonjak 48 Persen, Ini Penopangnya

Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More

5 hours ago

Purbaya Siapkan Jurus Baru Berantas Rokok Ilegal, Apa Itu?

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More

5 hours ago

Permata Bank Mulai Kembangkan Produk Paylater

Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More

6 hours ago