Perbankan

Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Capai Rp304,5 Triliun hingga Semester I 2025

Jakarta – Bank Mandiri mencatatkan total portofolio pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp304,5 triliun atau tumbuh 9,6 persensecara tahunan (year-on-year/yoy) hingga semester I 2025.

Direktur Operations Bank Mandiri, Timothy Utama mengatakan, Bank Mandiri terus konsisten memperkuat portofolio pembiayaan berkelanjutan sejalan dengan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Hingga kuartal II 2025, total portofolio pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp 304,5 triliun atau tumbuh 9,6 persen yoy,” kata Timothy dalam konferensi pers Kinerja Kuartal II 2025, Jumat, 19 September 2025.

Baca juga: Bank Mandiri Optimistis Kredit Tumbuh di Atas Industri hingga Akhir 2025

Dari jumlah tersebut, porsi pembiayaan hijau tercatat Rp157,5 triliun tumbuh 13,3 persen yoy, sementara pembiayaan sosial mencapai Rp147 triliun dengan pertumbuhan 5,9 persen secara tahunan.

Timothy menjelaskan, komitmen tersebut juga mendapat pengakuan internasional, salah satunya melalui penilaian Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang telah meningkatkan ESG Rating Bank Mandiri dari BBB pada 2024 menjadi AA pada 2025.

Pencapaian ini menegaskan konsistensi Bank Mandiri dalam memperkuat praktik keberlanjutan sekaligus mendukung transisi ekonomi Indonesia menuju ekonomi hijau.

Baca juga: Livin’ by Mandiri Catat Transaksi Rp2.097 Triliun, Pengguna Tembus 32,9 Juta

Sebagai informasi, Bank Mandiri mencatat laba bersih sebesar Rp24,5 triliun di semester I 2025. Angka ini menurun 7,7 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan tahun lalu pada periode sama yang sebesar Rp26,55 triliun.

Sementara itu, penyaluran kredit secara konsolidasi Bank Mandiri mencapai Rp1.701 triliun, meningkat 11 persen yoy. Pertumbuhan ini, melampaui rata-rata industri perbankan sebesar 7,03 persen yoy pada periode Juni 2025 berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (*)

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Recent Posts

Leadership is All About Getting Result

Oleh Ignasius Jonan, Bankir Senior, Menteri Perhubungan 2014-2016, dan Menteri ESDM 2016-2019 TAHUN 2026 diawali… Read More

4 mins ago

IHSG Pagi Ini Dibuka Melemah ke Level 8.122

Poin Penting IHSG dibuka flat melemah di level 8.122,01 pada perdagangan Selasa (4/2), dengan nilai… Read More

55 mins ago

Rupiah Hari Ini (4/2) Dibuka Melemah ke Level Rp16.762 per USD

Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Rabu (4/2/2026), dibuka di level Rp16.762 per… Read More

1 hour ago

Update Harga Emas Hari Ini: Antam Melesat, Galeri24-UBS Kompak Turun

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian melanjutkan tren penurunan pada Rabu (4/2/2026),… Read More

2 hours ago

IHSG Berpeluang Menguat, Ini Katalis Penggeraknya

Poin Penting IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung menguat dengan area support 7.715–7.920 dan resistance 8.325–8.530,… Read More

2 hours ago

Ini Plus Minus Implementasi Demutualisasi BEI

Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More

12 hours ago