News Update

Pembiayaan Barang Rumah Tangga Adira Capai Rp152 Miliar

Jakarta–Pembiayaan barang rumah tangga (durables) Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) mulai menunjukkan peningkatan. Sampai kuartal I-2016, angka pembiayaannya telah mencapai Rp152 miliar. Gadget dan furniture mendominasi pembiayaan barang rumah tangga di Adira Finance.

Pencapaian tersebut relatif lebih baik ketimbang 2015, yang di angka Rp270 miliar. Adira Finance sendiri baru memulai pembiayaan ke segmen barang rumah tangga pada Mei 2015, setelah melakukan konsolidasi dengan Adira Quantum. Kendati baru, Adira Finance optimis pencapaian pembiayaan barang rumah tangga sampai akhir tahun nanti bisa tembus Rp1 triliun.

“Sampai akhir tahun kita targetkan Rp1 triliun,” ujar Willy Suwandi Dharma, Direktur Utama Adira Finance di Jakarta, Senin, 2 Mei 2016.

Willy mengatakan, untuk mencapai target tersebut Adira Finance melakukan beberapa strategi, di antaranya, mengoptimalisasikan existing customer. Kemudian, Adira juga akan melakukan penjajakan kerja sama dengan pemegang merk untuk meningkatkan pembiayaan elektronik.

“Kami juga akan masuk ke modern store,” imbuh Willy.

Dibanding jenis pembiayaan lain, kontribusi pembiayaan barang rumah tangga di Adira Finance masih relatif kecil. Hingga saat ini, pembiayaan sepeda motor memberikan kontribusi terbesar dengan porsi 57% atau Rp4 triliun. Kontribusi pembiayaan mobil sebesar 41% atau sebesar Rp2,8 triliun. Sisanya adalah pembiayaan  barang-barang rumah tangga. (*) Novita Adi Wibawanti

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

View Comments

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

7 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

12 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

13 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

13 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

13 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

13 hours ago