Perbankan

Pembiayaan Bank Sampoerna Lewat PDaja.com Tembus Rp1,9 Triliun

Poin Penting

  • Penyaluran PDaja.com tembus Rp1,9 triliun kepada lebih dari 1.051 nasabah, didukung 1.800 mitra individu dan 35 mitra koperasi di seluruh Indonesia.
  • Proses kredit makin mudah dan transparan melalui self-assessment berbasis website, termasuk geotagging jaminan, yang memberikan persetujuan awal sebelum verifikasi dokumen.
  • Ekosistem digital Bank Sampoerna kian lengkap dengan PDaja.com, Sampoerna Business Solution, dan payroll loan untuk mempercepat kebutuhan pembiayaan masyarakat dan perusahaan.

Jakarta – PT Bank Sahabat Sampoerna (Bank Sampoerna) terus berinovasi melalui layanan pinjaman digital, yakni PDaja.com yang kini hadir dengan fitur lebih komprehensif dan berorientasi pada kenyamanan nasabah.

Hingga saat ini total penyaluran pinjaman melalui PDaja.com telah mencapai Rp1,9 triliun kepada lebih dari 1.051 nasabah, dengan sekitar 800 pinjaman yang masih aktif. 

Pertumbuhan tersebut didukung oleh lebih dari 1.800 mitra bisnis individu dan 35 mitra koperasi di berbagai wilayah Indonesia.

Lending Center Divison Head Bank Sampoerna, Hendra Setiawan, menjelaskan PDaja.com merupakan upaya perseroan dalam memberikan solusi finansial yang mudah, cepat, dan transparan. 

Baca juga:  Dongkrak Kredit UMKM, Bank Sampoerna Siap Suntik Pendanaan ke Fintech

“Layanan tersebut berorientasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang menjadi nasabah dalam mengakses pinjaman bank secara digital, sehingga dapat dimanfaatkan dalam setiap tahap kehidupan,” ucap Hendra dalam keterangan resmi dikutip, 27 November 2025.

Selain itu, Bank Sampoerna juga menghadirkan Sampoerna Business Solution untuk membantu perusahaan dan supplier mengelola tagihan secara digital, serta payroll loan yang memudahkan karyawan mendapatkan pembiayaan tanpa jaminan melalui kerja sama perusahaan.

Menurut Hendra, dengan layanan berbasis website, masyarakat dapat mengetahui apakah dengan data yang dimiliki, pengajuan kreditnya dapat disetujui atau tidak. 

Cukup dengan mengisi self-assesment, termasuk memasukan geotagging jaminan yang dimiliki, masyarakat dapat memperoleh persetujuan awal yang berisi plafon indikatif berapa nominal pinjaman yang dapat disetujui. 

Baca juga: UMKM Anggap Biaya E-Commerce Investasi, Dongkrak Penjualan Lewat Promosi

Setelah mendapatkan persetujuan awal ini baru mereka dapat mengirimkan dokumen untuk diverifikasi oleh petugas bank apakah sesuai dengan self-assesment yang telah diisi sebelumnya. Jika sesuai, maksimal dalam dua minggu kredit sudah dapat dicairkan.

Dengan proses yang sepenuhnya digital, masyarakat dapat memperoleh gambaran kemampuan finansial mereka sebelum melanjutkan ke tahap pengajuan resmi. 

“Fitur ini membantu orang mengambil keputusan lebih tepat sejak awal, sekaligus mempercepat proses persetujuan,” tutupnya. (*)

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Volume Trading Tokenisasi Aset di PINTU Meningkat, 3 Aset Ini Paling Diminati

Poin Penting Volume trading tokenisasi aset di platform PINTU meningkat 45% secara bulanan pada Februari… Read More

37 mins ago

Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran K/L untuk Cegah Defisit Tembus 3 Persen

Poin Penting Pemerintah akan melakukan efisiensi anggaran Kementerian/Lembaga untuk mencegah defisit APBN melampaui batas 3… Read More

1 hour ago

Ramai di TikTok soal Ekonomi RI Hancur, Menkeu Purbaya Angkat Bicara

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyindir kritik yang menyebut ekonomi Indonesia hancur dan… Read More

2 hours ago

Askrindo Dukung Mudik Gratis BUMN 2026 lewat Moda Transportasi Laut

Poin Penting Askrindo berpartisipasi dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026 untuk membantu masyarakat melakukan perjalanan… Read More

2 hours ago

AAJI Gelar Konferensi Pers Laporan Kinerja Industri Asuransi Jiwa Periode Januari – Desember 2025.

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 57 perusahaan asuransi jiwa pada periode Januari–Desember 2025.… Read More

3 hours ago

Perkuat Ekspansi Kredit Berkualitas, Mastercard Kolaborasi dengan CLIK Indonesia

Poin Penting Mastercard dan CLIK Credit Bureau Indonesia menjalin kerja sama untuk memperkuat ekspansi kredit… Read More

4 hours ago