Nasional

Pembentukan Kopdes Merah Putih Lampaui Target, Satgas Siap Kawal Operasional

Jakarta – Koordinator Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih, Ferry Juliantono, mengapresiasi kerja tim yang tergabung dalam Satgas. Ia menyatakan, pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih telah melampaui target yang dicanangkan.

Per 17 Juni 2025 pukul 16.00 WIB jumlah koperasi yang terbentuk melalui mekanisme musyawarah desa khusus (musdesus) mencapai 80.015 unit. Angka ini melebihi target yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, yakni 80.000 unit.

Ferry Juliantono, yang juga menjabat Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) menyebut keberhasilan ini tak lepas dari kinerja solid antara Satgas dan pemerintah daerah (pemda).

“Ini adalah hasil kerja semua pihak baik dari kementerian/lembaga dan kepala daerah sampai masyarakat desa yang sudah berpartisipasi mendukung gagasan Presiden Prabowo” ujar Ferry Juliantono dalam keterangan resminya, Selasa, 17 Juni 2025.

Baca juga: Kehadiran Kopdes Merah Putih Tuai Kekhawatiran, Menkop Budi Buka Suara

Mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang pembentukan Satgas Percepatan Pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih, kerja tim Satgas dan Pemda akan dilanjutkan dengan upaya pendampingan secara simultan untuk pembentukan badan hukum koperasi.

Diharapkan seluruh koperasi yang terbentuk dapat memperoleh legalitas dari Kementerian Hukum melalui Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU) pada akhir Juni 2025.

“Proses ini selanjutnya akan dilengkapi dengan Akte Badan Hukum koperasinya serta mempersiapkan mock up atau percontohan di berbagai tempat sambil mematangkan konsep operasionalisasinya,” kata Ferry.

Baca juga: Pegawai Kemenkop Teken Pakta Antikorupsi Demi Kawal 80 Ribu Kopdes Merah Putih

Sebelum peluncuran serentak oleh Presiden Prabowo Subianto pada 12 Juli 2025 mendatang, seluruh tim Satgas dari 18 K/L beserta pemda akan bersama-sama mengawal penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi pengurus koperasi.

Selain itu, konsep dan rencana bisnis masing-masing koperasi akan terus dimatangkan.

Kehadiran koperasi desa/kelurahan ini diharapkan dapat langsung memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.

Saat ini, beberapa koperasi telah mulai beroperasi dan berpotensi menjadi koperasi percontohan.

“Presiden Prabowo rencananya akan me-launching 80.000 koperasi desa kelurahan ini pada tanggal 12 Juli bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional,” pungkasnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Bos Danantara Sebut Demutualisasi BEI Buka Pintu Investor Global

Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More

3 hours ago

CIO Danantara Buka Suara soal Demutualisasi BEI dan Potensi Konflik

Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More

3 hours ago

Awarding BTN Housingpreneur Jadi Penutup BTN Expo 2026, Fokus Inovasi Perumahan

Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More

4 hours ago

Digadang Jadi Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik Respons Begini

Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More

4 hours ago

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

6 hours ago

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

7 hours ago