Netizen 62

Pembelian Motor Listrik Dibatalkan, Tapi Bunga Tagihan Tetap Berjalan

Jakarta – Tergiur membeli unit motor listrik subsidi melalui aplikasi marketplace, customer atas nama Dondon Ramdani asal Kota Bandar Lampung, Lampung harus menanggung bunga tagihan meski transaksi pembelian sudah dibatalkan.

Melansir laman mediakonsumen, Senin 19 Juni 2023, kami posting ulang kronologis yang dialaminya.

Saya berniat mau beli motor subsidi yang ditawarkan melalui aplikasi Shopee, karena saya pikir harganya murah. Menurut informasi dari penjual, motor akan dikirim setelah ada persetujuan dari pemerintah. Lalu saya pun mengisi berkas yang diminta oleh penjual sebagai persyaratannya.

Tidak panjang lebar, lalu saya beli dengan cara dicicil melalui SPayLater selama 24 bulan. Karena persyaratan dari penjual, barang harus dibeli dahulu, agar ada nota pembelian sebagai salah satu syarat pengajuan subsidi.

Selang beberapa hari, ada notifikasi bahwa barang sedang dikirim. Saya kaget dong, apakah berkas saya sudah disetujui? Saya tanya ke penjual “Apa benar motor saya sedang dikirim?”. 

Penjual menjawab “Yang dikirim bukan motor, melainkan nota bukti pembelian motor. Untuk motor itu sendiri akan dikirim apabila sudah disetujui oleh pemerintah.” katanya, waktu menunggunya bisa 3 sampai 7 bulan.

Lalu, saya menanyakan apa ada biaya-biaya lain apabila sudah disetujui. Kata penjual ada, biaya pengiriman barang, biaya administrasi dll. Dari situ saya gak setuju, karena ga ada informasi yang tercantum di iklan penjualan. Lalu saya mengajukan pengembalian barang dan dipersilakan oleh penjual.

Namun, masalahnya setelah pengembalian selesai, di aplikasi Shopee ada tagihan atas bunga pembelian barang yang gak jadi tersebut, selama 24 bulan dan jumlahnya mencapai Rp1 juta lebih. Saya kaget, mengapa bisa? Soalnya barangnya gak jadi saya beli.

Saya tanya ke pihak Shopee beberapa kali, jawabannya tetap sama, yaitu tagihan sudah sesuai. Saya bingung harus dibayar apa tidak, jika tidak dibayar nama saya jelek, jika dibayar alangkah banyaknya. 

Uang segitu bagi saya lumayan banyak, berhubung pekerjaan saya yang hanya bergaji pas-pasan. Semoga dari surat pembaca yang disediakan oleh Media Konsumen ini ada jalan terang bagi saya. Terima kasih.

Dondon Ramdani
Kota Bandar Lampung, Lampung

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Bank Mandiri Berangkatkan 10.000 Pemudik Gratis, Ini Fasilitasnya

Poin Penting Bank Mandiri memberangkatkan lebih dari 10.000 pemudik gratis menggunakan 215 bus ke berbagai… Read More

23 mins ago

Laba Adi Sarana Armada (ASSA) Melesat 81 Persen di 2025, Bisnis Ini Paling Ngebut

Poin Penting Laba bersih ASSA naik 81% menjadi Rp596,6 miliar pada 2025. Pendapatan konsolidasi mencapai… Read More

3 hours ago

Pendapatan Agung Podomoro Land (APLN) Tembus Rp3,57 Triliun, Ini Penyumbang Terbesarnya

Poin Penting APLN mencatat penjualan dan pendapatan usaha Rp3,57 triliun pada 2025. Penjualan rumah tinggal… Read More

4 hours ago

Arus Mudik Mulai Naik, Jasa Marga Imbau Pengguna Tol Pakai 1 Kartu e-Toll

Poin Penting Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol menggunakan satu kartu e-Toll yang sama saat… Read More

6 hours ago

Arab Saudi Rayakan Idul Fitri 20 Maret 2026, Indonesia Segera Putuskan lewat Sidang Isbat

Poin Penting Arab Saudi menetapkan Idul Fitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026… Read More

7 hours ago

Mudik Gratis BUMN 2026 Bersama BNI Disambut Antusias, Ribuan Pemudik Rasakan Manfaat

Poin Penting BNI memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik ke berbagai kota di Pulau Jawa dan… Read More

8 hours ago