COVID-19 Update

Pembatasan, Skrining, dan Surveilans Efektif Cegah Varian Baru Covid-19

Jakarta – Selama masa pandemi Covid-19, pemerintah memberlakukan Pembatasan, Skrining, dan Surveilans pada Warga Negara Indonesia (WNI) yang pulang ke tanah air dan Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia. Kebijakan ini terbukti efektif dalam mencegah masuknya imported case dan varian baru virus Covid-19

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan, Satgas berhasil menjaring 728 orang yang terdeteksi positif dari hasil data skrining pada 1.060 orang. Jumlah tersebut berkurang menjadi 320 orang yang positif Covid-19 pada tes Swab kedua.

Sebagai informasi, jumlah kedatangan di Indonesia tercatat sebanyak 53.118 orang merujuk pada data per 29 Desember 2020 hingga 16 Februari 2021. Dengan rincian, WNI sebanyak 43.495 orang dan WNA 9.746 orang.

“Dengan data tersebut, hasil negatif yang ditunjukkan pelaku perjalanan yang memasuki Indonesia, tidak menjamin seseorang benar-benar negatif. Sehingga langkah pemerintah menetapkan tahapan yang berlapis-lapis, untuk masuk NKRI dan melakukan mobilisasi, adalah keputusan yang tepat,” tegas Wiku dalam diskusi virtual melalui kanal YouTube BNPB Indonesia.

Ke depan, upaya Pembatasan, Skrining, dan Surveilans ini akan terus dilakukan pemerintah untuk para pendatang dari luar Indonesia. Tujuannya guna mencegah masuknya varian virus Covid-19 baru, seperti virus Sars-Cov2 varian B117 yang dilaporkan di Inggris. (*) Evan Yulian Philaret

Editor: Rezkiana Np

Suheriadi

Recent Posts

Tarif Trump, Lahir di Tengah “Kebencian” Pemerintah pada Sektor Keuangan dan Rendahnya Sense of Crisis

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KEBIJAKAN “brutal” Donald Trump, Presiden Amerika Serikat… Read More

3 hours ago

BI Waspadai Dampak Tarif AS, Fokus Jaga Stabilitas Rupiah

Jakarta - Bank Indonesia (BI) akan terus memonitor perkembangan pasar global dan domestik pasca Presiden… Read More

19 hours ago

Komisi XI Wanti-Wanti Pemerintah Tak Gegabah Tanggapi Tarif Dagang 32 Persen AS

Jakarta - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan pemerintah harus berhati-hati dalam menyikapi… Read More

1 day ago

DPR Desak Pemerintah Dorong Reformasi WTO usai Tarif AS Naik 32 Persen

Jakarta - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah untuk mendorong Organisasi… Read More

1 day ago

DPR: Indonesia Jangan Jadi Sasaran Barang Buangan Akibat Kebijakan Trump

Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah mengumumkan daftar tarif dasar dan bea… Read More

2 days ago

Ekspor Terancam, Pemerintah Susun Langkah Hadapi Tarif AS

Jakarta - Pemerintah Indonesia segera menyiapkan langkah strategis untuk merespons kebijakan tarif resiprokal yang diberlakukan… Read More

2 days ago