Jakarta — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan untuk merombak jajaran direksi PT Pembangunan Djaya Ancol Tbk. Direktur utama yang sebelumnya dijabat oleh Paul Tehisijarana diganti oleh Teuku Syahir Syahali.
Teuku Syahir Syahali sebelumnya menjabat sebagai wakil direktur utama sejak 2018. Pergantian jajaran direksi diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, kamis, 20 Juni 2019.
Selain posiai direktur utama, pemegang saham juga mengganti direktur independen yang sebelumnya dijabat oleh Daniel Naonggolan. Perseroan juga menambah dua direktur baru yaitu Hari Sundjojo dan Intan Febby.
Hari Sudjojo sebelumnya menjabat sebagai pimpinan wilayah Bank BNI di Sumatera Barat sedangkan Intan Febby sebelumnya menjabat sebagai Chief Marketing Officer PT Deltomed Laboratories.
“Saya harapkan semua direksi kompak, punya solidaritas yang tinggi, saling sinergi dan bertugas sesuai kompetensi masing-masing,” ujar Teuku Syahir Syahali.
Selain menyetujui susunan direksi baru, dalam rapat tersebut Pembangunan Jaya Ancol juga memaparkan kinerja Perseroan di 2018. Pembangunan Jaya Ancol mencatatkan laba senilai Rp223 miliar, atau meningkat 1,44 persen dibanding laba yang diraih sepanjang 2017 lalu yang sebesar Rp220 miliar.
Naiknya laba ditopang oleh naiknya pendapatan perseroan sebesar 3,54 persen dari Rp1,24 triliun menjadi Rp1,28 triliun hingga akhir 2018.
Peningkatan pendapatan tersebut disumbang oleh naiknya jumlah kunjungan ke Taman Impian Jaya Ancol sebesar 30 persen. Dari total kunjungan tahun 2017 yang sebesar 18,7 juta. (*) Dicky M
Poin Penting Agrinas menyatakan siap menunda rencana impor 105 ribu kendaraan dari India mengikuti arahan… Read More
Poin Penting Astra Otoparts (AUTO) membukukan laba bersih Rp2,20 triliun pada 2025, meningkat dari Rp2,03… Read More
Poin Penting Program MBG telah menyerap Rp36,6 triliun hingga 21 Februari 2026, setara 10,9% dari… Read More
Poin Penting Pemerintah perpanjang penempatan dana SAL Rp200 triliun hingga September 2026 untuk menjaga likuiditas… Read More
Poin Penting Harga emas Antam, Galeri24, dan UBS kompak naik pada 24 Februari 2026 di… Read More
Poin Penting Pada 23 Februari 2026, investor asing mencatat net foreign buy Rp1,09 triliun, meski… Read More