Master plan bandara; Pembangunan dipercepat. (Foto: Istimewa)
Yogyakarta– Rencana pembangunan bandar udara di Kabupaten Kulon Progo akan dipercepat. Rencananya mulai Senin depan, pendataan tanah sudah akan mulai dilakukan. Diharapkan, Juni 2016-September 206 nanti pembebasan lahan selesai dan sudah akan mulai dilakukan pembangunan.
“Untuk Kulon Progo ada kesepakatan untuk bisa ada percepatan,” kata Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam konferensi pers Rapat Koordinasi Pemerintah, Pemerintah Daerah dan Bank Indonesia di Yogyakarta, Jumat 13 November 2015.
Sri Sultan menuturkan pembangunan landasan udara baru tersebut tidak hanya akan mendorong perkembangan pertumbuhan ekonomi di provinsi DIY, namun juga Jawa Tengah bagian selatan serta sebagian wilayah Jawa Timur seperti Madiun.
Kementerian terkait juga telah memberikan komitmen untuk mendukung percepatan tersebut. Seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri Pu-Pera) yang akan membangun jalan, sementara Kementerian BUMN bersama dengan perusahaan-perusahaan BUMN seperti Angkasa Pura dan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Menteri Agraria dan Tata Ruang, Ferry Mursyidan Baldan menyebut, harga pembebasan lahan akam ditentukan oleh tim independen bukan sesuai NJOP (Nilai Jual Objek Pajak).
“Kita bilang anggaran yang disiapkan untuk membebaskan lahan tuh ini ini ini, yang menjelaskan mereka tim penilai, artinya tidak lagi berdasarkan NJOP sekian kali sekian, gak gitu lagi,” tandasnya. Meski masih ada warga yang tidak setuju, menurutnya Pemerintah akan tetap menyediakan ganti rugi sesuai jumlah penduduk yang terkena pembebasan lahan itu. Pembebasan lahan tersebut menurutnya akan dilakukan dengan adil dan memperhatikan bebagai faktor di masyarakat.(*) Ria Martati
Poin Penting Demutualisasi BEI membuka peluang investor asing menjadi pemegang saham, mengikuti praktik bursa efek… Read More
Poin Penting Demutualisasi BEI dinilai tidak memicu konflik kepentingan, karena pengaturan dan pengawasan tetap di… Read More
Poin Penting BTN Expo 2026 ditutup dengan Awarding BTN Housingpreneur 2025, menyoroti lahirnya 58 inovator… Read More
Poin Penting Jeffrey Hendrik digadang menjadi Pjs Dirut BEI, namun memilih menunggu pengumuman resmi. Penunjukan… Read More
Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More
Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More