Ekonomi Digital

Pembangunan 4.990 BTS 4G Akhirnya Rampung, Jokowi Bilang Begini

Jakarta – Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerja Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) yang berhasil menyelesaikan pembangunan 4.990 BTS 4G.

Dalam hal ini, Presiden menekankan agar penyelesaian prioritas pembangunan tidak tertunda karena masalah administrasi dan hukum.

“Setelah dikejar empat bulan lebih sedikit juga bisa diselesaikan masalah-masalah yang ada, padahal menyangkut jumlah yang tidak sedikit,” ungkapnya dalam Peresmian Pengoperasian Sinyal BTS 4G BAKTI Kominfo dan Pengoperasian Integrasi Satria 1, dikutip Sabtu 30 Desember 2023.

Baca juga: Sri Mulyani Tagih Proyek BTS Mangkrak, Begini Respon Menkominfo Budi

Jokowi juga mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh Kejaksaan Agung, sehingga proyek tersebut bisa diselesaikan dan tidak menimbulkan kerugian negara yang lebih besar.

“Alhamdulillah, puji dan syukur kita sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, hari ini persoalan lapangannya, pembangunannya, bisa diselesaikan meskipun masih ada yang tertinggal 630 yang berada di tanah Papua,” ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan bahwa pembangunan BTS di wilayah Papua memiliki tantangan yang besar sehingga pihaknya memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mendampingi pelaksanaan proyek tersebut sehingga bisa diselesaikan sesuai target pada 2024.

“Indonesia sebagai negara yang besar dengan 17 ribu pulau dan kondisi geografis yang beragam membuat pembangunan infrastruktur menghadapi berbagai tantangan yang berat. Infrastruktur konektivitas sangat dibutuhkan masyarakat untuk menjangkau dan menghubungkan satu daerah ke daerah yang lain dalam rangka memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya.

Selain itu, Jokowi menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas termasuk tol langit adalah upaya agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki akses yang setara ke dunia digital.

Baca juga: Tiga Parpol Diduga Terima Aliran Dana Korupsi BTS, Ini Kata Mahfud

“Kita sudah membangun berbagai infrastruktur konektivitas, kita juga membangun tol langit agar seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang setara ke dunia digital, termasuk dalam pembangunan BTS,” tegasnya.

Sebelumnya, Menkominfo Budi Arie Setiadi melaporkan penyelesaian tugas untuk pembangunan BTS 4G di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Menurutnya, Akhir tahun ini, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Kominfo telah menyelesaikan pembangunan 4.990 BTS 4G. Sementara, pembangunan 630 BTS 4G yang tersisa akan dilakukan dengan kerja sama serta dukungan TNI dan Polri. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenisasi Aset Global, Apa Saja?

Poin Penting PINTU tambah 10 token baru, termasuk saham global, ETF, dan obligasi, sehingga investor… Read More

6 mins ago

Dorong Pemberdayaan UMKM, Bank Aladin Syariah Dukung Program Warteg Gratis 2026

Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More

1 hour ago

Separuh Driver Grab Ternyata Eks Korban PHK, Ini Fakta dan Potensi Penghasilannya

Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More

3 hours ago

Kinerja Himbara Turun, OJK Sebut Faktor Siklikal dan Berpotensi Rebound

Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More

4 hours ago

Tugu Insurance Wujudkan Kepedulian terhadap Alam melalui Program Tugu Green Journey

Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More

5 hours ago

Tokio Marine Life Gandeng BAZNAS Bedah 5 Rumah dan Santuni Anak Yatim di Jakarta

Poin Penting Tokio Marine Life dan BAZNAS renovasi 5 rumah di Setiabudi, Jakarta, dengan Rp55… Read More

5 hours ago