Keuangan

Pemanfaatan E-KYC Dinilai Penting dalam Menunjang Digitalisasi

Jakarta – Ketua Indonesia Fintech Society (IFsoc), Mirza Adityaswara mengatakan, dengan valuasi digital di Indonesia yang tumbuh begitu cepatnya pada 2021 lalu, perlu dibarengi dengan pemanfaatan electronic know your customer (E-KYC) untuk menunjangnya.

“Posisi E-KYC dibutuhkan dalam rangka identifikasi, otentifikasi, dan otorisasi. Setiap orang akan melakukan aktivitas digital, jadi penguatan sistem diperlukan pada setiap proses di E-KYC dalam rangka mendukung pembangunan ekosistem E-KYC yang aman dan cepat. Jadi, kata aman dan cepat ini penting sekali kita garis bawahi,” katanya dalam sebuah webinar, Senin, 7 Februari 2022.

Ia melanjutkan, pada 2019 valuasi ekonomi digital Indonesia sebesar US$40 miliar, kemudian naik sedikit di masa pandemi 2020 sekitar 15% menjadi US$47 miliar. Sementara, di tahun 2021 lebih baik lagi, dengan nilai valuasi ekonomi digital nasional menjadi US$70 miliar atau naik 49%.

“Kita tahu, transaksi digital itu ada transaksi e-commerce yang tercatat sudah Rp530 triliun, ada polis asuransi yang kalau kita beli di e-commerce biasanya hanya bayar sekitar berapa ribu rupiah yang murah sekali, sehingga ini kemudian bagian dari digital. Dan tentunya di situ juga termasuk diperlukan E-KYC,” ujar Mirza.

Sebagai informasi, E-KYC ialah pengenalan pelanggan atau nasabah secara elektronik atau digital dengan melibatkan sistem. Sehingga, proses tersebut dapat dilakukan dengan mudah tanpa melibatkan kontak fisik dan berdampak pada dapat dipangkasnya biaya operasional di sekor keuangan. (*) Bagus Kasanjanu

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

22 mins ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

39 mins ago

IHSG Ditutup Anjlok 1,37 Persen ke Level 8.280

Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Hadirkan Program Berbagi Takjil di Menara Mandiri Sudirman

Poin Penting Bank Mandiri sediakan berbuka puasa di Menara Mandiri lewat Livin’ by Mandiri. Program… Read More

1 hour ago

Bank OCBC NISP Mau Buyback Saham Rp1 Miliar, Ini Tujuannya

Poin Penting Bank OCBC NISP rencanakan buyback saham Rp1 miliar untuk remunerasi variabel manajemen dan… Read More

2 hours ago

BGN Janji Tindaklanjuti Menu MBG Ramadan yang Melenceng dari Anggaran

Poin Penting BGN siap menindaklanjuti laporan masyarakat terkait polemik menu MBG Ramadan. Anggaran bahan baku MBG ditetapkan Rp8.000–Rp10.000 per… Read More

2 hours ago