Categories: KeuanganNews Update

Pemain Baru Asuransi Ini Targetkan Premi Rp150 Miliar

Jakarta – Bertambah satu lagi pemain baru di bisnis asuransi umum. Perusahaan yang bulan depan genap berusia satu tahun itu sudah mulai unjuk gigi dan optimis memasang target perolehan premi sebanyak Rp150 miliar pada tahun ini.

“Kami targetkan sampai dengan akhir tahun bisa mengantongi premi Rp150 miliar” terang Rudy Gunawan, Presiden Direktur tob insurance.

Sampai dengan Juli 2019, tob insurance telah mengantongi premi sebanya Rp 27 miliar. Perolehan premi masih didominasi oleh asuransi kendaraan.  “Portofolio Kendaraan bermotor masih 90 persen. Ke depan kami akan kembangkan produk lain. Jadi captive market kita bisa turun ke 83 persen otomotif dan sisanya kombinasi,” jelas Fransiskus Xaverius Wandy, Direktur Keuangan tob insurance.

Rudy menambahkan, nantinya di tahun kedua beroperasi hingga 3-4 tahun ke depan, portofolio tob insurance akan berimbang antara otomotif dengan produk lainnya. “Kami akan gandeng mitra dalam pasarkan produk, seperti bank, agen, broker, dan retail,” ungkap Rudy.

Diana Tjandra Gunawan, Direktur Teknik tob insurance pada kesempatan yang sama menambahkan, selain produk tradisional yang ada saat ini, tob insurance kini tengah menggarap proyek kemitraan dengan asuransi jiwa, seperti untuk produk cash plan. “Kami juga bermitra melalui konsorsium untuk asuransi pengangkutan komoditi batubara,” jelas Diana.

Jika dilihat dari jalur distirbusinya, Diana menjelaskan bahwa saat ini lini distribusi produk masih didominasi bisnis leasing sebesar 85 persen, bisnis direct 6 persen, agen 5 persen, dan broker 4 persen. “Hingga Juni, kami juga menerima klaim dari 296 kasus. Mayoritas kendaraan bermotor, hanya 1 klaim non kendaraan” katanya.

tob insurance memiliki modal disetor sebanyak Rp200 miliar. Sampai dengan Juni 2019, total asetnya telah mencapai Rp245 juta. Sementara total  polis yang diterbitkan mencapai lebih dari 320 ribu polis. Tahun depan, tob insurance menargetkan preminya bisa mencapai Rp350 miliar.(*)

Apriyani

Recent Posts

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

43 mins ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

52 mins ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

1 hour ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

1 hour ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

5 hours ago