Categories: Snapshot

Peluang Investasi –

Peluang Investasi –

Kepala Eksekutif Pengawasan Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida (tengah) berbincang dengan Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Nicky Hogan (kiri), Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Hasan Fawzi (kanan), Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal II OJK Noor Rahman dan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 2B Yunita Linda Sari di sela-sela Workshop Media 2015 di Padang,Senin 5 Oktober 2015. Kegiatan tersebut membahas mengenai Global Market Repurchase Agreement dan Pengembangan Infrastruktur Pasar Surat Utang serta Program Pengembangan Pasar Modal Syariah,dilanjutkan Forum Calon Investor dengan tema “Peluang Investasi di Pasar Modal Indonesia”.(*)

Paulus Yoga

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

8 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

9 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

11 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

15 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

20 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

20 hours ago