Pelabuhan Indonesia III Setor Dividen Rp1,8 Triliun ke Negara
Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) melakukan pemenuhan kewajiban hasil dari keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar bulan April dengan menyerahkan dividen untuk tahun 2017 kepada pemerintah sebesar Rp 1,8 triliun.
Setoran tahun ini merupakan jumlah tertinggi yang mampu dicetakkan perseroan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini diungkapkan Finance Director Pelindo III, Saefudin Noer dalam keterangan tertulisnya pada Selasa (15/5/2018).
Saefudin juga mengungkapkan, besaran setoran kepada negara ini tak dapat dilepaskan dari tingginya laba yang dibukukan Pelindo III sepanjang tahun 2017 yang mencapai Rp 2,03 triliun.
Dirinya menambahkan, Pelindo III telah melakukan pembayaran dividen kepada negara pada awal Mei 2018 sebesar Rp441 miliar. Selain itu, perseroan juga menyetor pajak sebanyak Rp1,2 triliun dan Rp160 miliar dalam bentuk Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
“Langkah efisiensi berkesinambungan ini menyebabkan pertumbuhan beban usahakami lebih rendah dibandingkan pendapatan yang kami terima. Hingga kuartal I tahun 2018, laba usaha Pelindo III mencapai 913 miliar,” kata Saefudin.
Sementara itu, Pelindo III juga telah bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk mengimplementasikan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) di wilayah pelabuhan kelolaan Pelindo III. Melalui kerja sama ini, Pelindo III dan BRI akan menerbitkan kartu akses pelabuhan e-Port card yang disematkan dalam kartu pembayaran elektronik BRI.(*)
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More