Gresik – Tren komoditas CPO yang meningkat menjadi salah satu pertimbangan Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) dalam membangun loadding point CPO. Demikian disampaikan General Manager Pelindo III Gresik, Onny Djayus, di Jakarta, Kamis, 2 Juni 2016.
Inny menjelaskan, bahwa tren peningkatan komoditas CPO tersebut menjadi pertimbangan Pelindo III untuk berinvestasi membangun loading point CPO yang nantinya mendukung bongkar muat di dermaga curah cair dan dermaga 70.
“Nantinya saat fasilitas loading point CPO sudah tersedia, Pelabuhan Gresik akan terlihat semakin bersih. Karena tumpahan minyak CPO saat proses bongkar muat dapat diminimalisir dengan efektif” ujar Onny.
Selain itu, tambahnya, nanti akan lebih teratur karena antrean truk saat kapal sandar akan lebih lancar. Sehingga proses bongkar muat menjadi lebih cepat.
CPO banyak dicari dalam dunia industri karena memiliki beragam produk olahan, mulai dari proses pemurniannya yang menghasilkan minyak kelapa sawit, hingga produk lain seperti margarin, mi instan, sabun, deterjen, es krim, dan banyak banyak produk domestik lainnya.(*)
Poin Penting Istana membantah kabar Presiden Prabowo menggunakan dua pesawat kenegaraan untuk perjalanan luar negeri.… Read More
Poin Penting BTN menargetkan pembiayaan 20.000 rumah rendah emisi pada 2026, setelah menyalurkan 11.000 unit… Read More
Poin Penting Pakar menilai masuknya Danantara Indonesia ke pasar modal sah secara hukum dan tidak… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN berasal dari kredit legacy sebelum 2020 yang proses pemulihannya membutuhkan… Read More
Poin Penting Komisi VIII DPR RI menekankan sinergi lintas kementerian dan lembaga untuk memperkuat penanggulangan… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya berencana membeli anak usaha BRI untuk dijadikan penyalur langsung KUR UMKM,… Read More