Jakarta–PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) (Pelindo III) menjadi salah satu perusahaan terpercaya di Indonesia. Predikat itu diperoleh Pelindo III atas penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) dalam perspektif penciptaan nilai di perusahaan.
Sebelumnya, BUMN yang berpusat di Surabaya itu telah melalui serangkaian penilaian dan proses audit yang dilakukan oleh Indonesia Institute for Corporate Governance (IICG). Atas penilaian dan proses audit tersebut, Pelindo III dianugerahi gelar “Trusted Company” yang diterima langsung oleh Direktur SDM dan Umum Pelindo III, Toto Heli Yanto, di Jakarta, Kamis, 17 Desember 2015.
Toto mengatakan predikat “Trusted Company” yang diterima Pelindo III menunjukkan bahwa perseroan memiliki komitmen yang tinggi dalam menerapkan GCG di dalam tubuh perusahaan. Sebagai salah satu BUMN yang cukup besar di Indonesia, Pelindo III telah memiliki strategi dalam memastikan penciptaan nilai melalui kegiatan bisnis perusahaan.
“Pada intinya adalah bagaimana perusahaan menjalankan bisnisnya untuk meraih kesuksesan dengan berpegang pada aturan yang ada dan nilai-nilai yang telah disepakati bersama,” urainya.
Toto menambahkan, penerapan GCG memang tidak mudah. Hal itu membutuhkan komitmen dan intergritas dari semua pihak yang memiliki kepentingan dengan perusahaan, mulai dari pemegang saham, manajemen, pegawai, hingga stakeholder. Selain itu, evaluasi dan monitoring juga diperlukan untuk memastikan penerapan GCG telah sesuai dengan kaidah dan tujuan perusahaan yang telah ditetapkan.
“GCG sebagai pengendalian internal sekaligus sebagai sarana untuk mencegah perusahaan dari penyimpangan yang dapat mengakibatkan kegagalan pencapaian tujuan perusahaan,” tambahnya.(*) Rezkiana Nisaputra
Tugu Insurance/TUGU telah mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar… Read More
Poin Penting Kemenkeu mempertimbangkan skema pertukaran PNM dengan Geo Dipa untuk memperkuat penyaluran KUR. Fokus… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen tunai Rp52,1 triliun atau Rp346 per saham untuk Tahun Buku… Read More
Dengan tren pencapaian kinerja perusahaan yang gemilang hingga Tahun 2025, Bank Banten berhasil dipercaya dan… Read More
Poin Penting Dua ahli hukum menilai kasus kredit macet Sritex merupakan ranah perdata dan risiko… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mendukung rencana OJK menyesuaikan RBB agar perbankan lebih… Read More