Pelindo II Catat Laba Bersih Rp1,21 Triliun di Semester I-2018
Tanjung Pandan – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II (Persero) atau Indonesia Port Corporation (IPC) mencatatkan laba bersih di Semester I 2018 sebesar Rp1,21 triliun, meningkat hingga 18,01 persen dibandingkan dengan tahun lalu diperiode yang sama yakni sebesar Rp1,02 triliun
Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya mengatakan, laba bersih disepanjang Semester I 2018 tersebut ditopang oleh pendapatan usaha yang mencapai Rp5,35 triliun atau mengalami peningkatan sebesar 8,18 persen bila dibandingkan dengan Semester I 2017 yang tercatat sebesar Rp4,93 triliun.
Di sisi lain, perbaikan kinerja perseroan hingga akhir Juni 2018 itu juga tercermin dari beban operasional perusahaan (BOPO) yang terus menyusut di Semester I 2018. Menurutnya, pada Semester I 2018 BOPO perusahaan tercatat sebesar Rp68,15 triiun, atau turun 2,34 persen dibandingkan Semester I 2017.
“Ini menunjukkan efisiensi perusahaan terus berjalan dan mendorong kinerja perusahaan,” ujar Elvyn di Tanjung Pandan, Kamis, 16 Agustus 2018.
Baca juga: Terapkan Layanan Digital Port, Pelindo II Gandeng BNI
Sementara dari sisi Ebitda atau pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi, kata dia, tercatat mencapai Rp2,09 triliun di Semester I 2018. Angka tersebut juga mengalami peningkatan hingga 12,85 persen dibandingkan dengan Semester I 2017 yang sebesar Rp1,85 triliun.
Dirinya mengungkapkan, kinerja yang positif disepanjang Semester I 2018 tersebut, telah ikut menopang total aset Pelindo II. Hingga akhir Juni tahun ini, total aset perusahaan mencapai Rp48,104 triliun atau meningkat sekitar Rp884 miliar dibandingkan dengan Semester I 2017 yang sebesar Rp47,220 triliun.
“Kita akan terus optimalisasi aset, dan terus meningkatkan efisiensi operasional pelabuhan. Kita juga akan meningkatkan pangsa pasar pelabuhan,” ucap Elvyn. (*)
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More