News Update

Pelaku Pasar Modal Kerja Sama Dengan Ditjen Dukcapil

Jakarta–Sebanyak 100 pelaku industri di pasar modal menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri dalam pemanfaatan nomor induk Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP).

Direktur Utama Mandiri Sekuritas Silvano Rumantir mewakili perusahaan anggota bursa dalam penandatanganan kerja sama tersebut.

“Mandiri Sekuritas menyambut baik inisiatif dari kerja sama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Ditjen Dukcapil) dengan pelaku industri pasar modal Indonesia untuk pemanfaatan data kependudukan sehingga proses KYC (know your customer) dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Kerja sama yang diprakarsai oleh KSEI ini merupakan dukungan positif terhadap layanan ritel yang dimiliki oleh Mandiri Sekuritas sehingga saat ini investor dapat menikmati layanan dengan lebih cepat dan 100% online.” kata Silvano di Jakarta, Selasa, 22 November 2016.

Mandiri Sekuritas sendiri telah meluncurkan salah satu inovasi digital yaitu layanan pembukaan rekening daring dengan verifikasi calon nasabah atau KYC (know your customer) yang cukup dilakukan melalui video call. (Baca juga: e-KTP Bisa Hindarkan Bank dari Pembobolan)

Inovasi ini merupakan yang pertama di industri pasar modal Indonesia dengan mengacu pada Peraturan OJK Nomor 22 tahun 2014 tentang Prinsip Mengenal Nasabah (Know Your Customer / KYC).

Saat ini nasabah Mandiri Sekuritas di pasar modal capai 57.000 nasabah dan tercatat sebagai broker lokal teraktif di pasar modal dengan nilai transaksi hingga Oktober 2016 sebesar Rp111 triliun dan pangsa pasar 4,2%. (*) Dwitya Putra

 

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

1 hour ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

2 hours ago

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

3 hours ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

4 hours ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

5 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

5 hours ago