Pegerakan pasar saham. (Foto: istimewa)
Jakarta – Harga saham bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini, Senin, 26 Agustus 2019, tercatat kompak melemah. Dimana saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat turun Rp10 (0,25%) ke Rp4.070, saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp125 (1,74%) ke Rp7.050, saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun Rp125 (1,64%) ke Rp7.500 dan saham PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turun Rp40 (1,83%) ke Rp2.150.
Penurunan tersebut terjadi ditengah rencana RUPSLB bank BUMN yang akan dilakukan dalam pekan ini. Hal tersebut direspon negatif oleh investor, khususnya asing dengan melakukan aksi jual.
Berdasarkan data transaksi saham yang dirangkum infobanknews.com sore ini, investor asing tercatat melakukan net sell atau jual di tiga saham bank BUMN yakni BMRI sebesar 143.815 lot saham disusul BBTN sebanyak 71.565 lot dan di BBNI sebanyak 12.939 lot saham. Sementara di saham BBRI, asing masih tercatat net buy sebanyak 15.757 lot.
Dalam RUPSLB sendiri paling tidak, ada dua mata acara yang diusulkan, pertama pemaparan atau evaluasi kinerja perseroan Triwulan II/Semester I Tahun 2019. Kedua, perubahan susunan pengurus perseroan atau dengan kata lain akan dilakukan bongkar pasang pengurus.
Agenda yang dinilai bernuansa politik ini dipandang investor asing sebagai hal negatif. Sebab dari sisi bisnis, bank-bank BUMN masih tercatat membukukan kinerja positif.
Hal ini sendiri sempat mendapat reaksi dari Istana Kepresidenan. Awal bulan lalu, seperti dikemukakan oleh Moeldoko, Kepala Staf Presiden, dalam Sidang Kabinet, semua pejabat Kabinet Kerja I harus mengikuti arahan Presiden Joko Widodo, untuk tidak mengambil kebijakan strategis, termasuk tidak merombak atau mengganti direksi BUMN. Pemerintah Jokowi-Kalla tidak mau memberi beban moral pada pemerintahan selanjutnya. (*)
Poin Penting Presiden Prabowo dan Presiden UEA Mohammed bin Zayed sepakat meningkatkan kerja sama investasi,… Read More
Poin Penting Grab memastikan memberikan bonus hari raya 2026 kepada mitra pengemudi, dengan besaran disesuaikan… Read More
Poin Penting PINTAR BI memudahkan pemesanan tukar uang Lebaran 2026 secara online tanpa antre panjang.… Read More
Poin Penting Mobil dinas Gubernur Kaltim senilai Rp8,5 miliar disiagakan di Jakarta untuk fungsi representasi… Read More
Poin Penting Kredit UMKM diproyeksikan hanya tumbuh 4-5% pada 2026, karena pertumbuhan sektor UMKM belum… Read More
Poin Penting Danantara menjadikan 2025 sebagai fase penguatan fundamental Garuda Indonesia, dan 2026 sebagai tahap… Read More