Darmin Ramal Inflasi November Dibawah 3%
Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian segera merampungkan revisi aturan Daftar Negatif Investasi (DNI). Draft revisi DNI rencananya akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada pekan ini.
Menteri Perekonomian (Menko) Darmin Nasution mengatakan, revisi akan dilakukan terhadap Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016 tentang Daftar Bidang Usaha yang Tertutup dan Bidang Usaha yang Terbuka dengan Persyaratan di Bidang Penanaman Modal.
“Minggu ini juga kita selesaikan,” ujar Darmin di Jakarta, Senin 26 November 2018.
Asal tahu saja, sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi ke-16 untuk menarik investasi asing. Pemerintah akan membuka 25 bidang usaha untuk mendapat aliran modal asing hingga 100 persen melalui revisi DNI.
Baca juga: Jadikan RI Tempat Investasi, Peemerintah Terus Kaji Revisi DNI
Selain revisi DNI, paket kebijakan juga berisi mengenai perluasan penerima fasilitas libur pajak (tax holiday), dan pengaturan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA). Semuanya dimaksudkan untuk mengurangi defisit neraca berjalan (CAD).
Darmin menambahkan, bahwa pemerintah akan melakukan sosialisasi terkait paket kebijakan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Solo. Setelah itu, Darmin akan mengebut penyelesaian revisi DNI.
“Kalau peraturan untuk Devisa Hasil Ekspor (DHE) sudah selesai, suda kami kirim, tinggal itu (revisi DNI), mudah-mudahan akhir minggu kita selesai,” ucap Darmin. (*)
Poin Penting Libur Program MBG selama Idul Fitri memberi efisiensi anggaran negara. Distribusi terakhir MBG… Read More
Poin Penting Pemerintah dan dunia usaha menyiapkan langkah antisipasi terkait isu dumping dan tenaga kerja… Read More
Poin Penting BGN menindak pelanggaran SOP program MBG, mayoritas berupa penghentian sementara operasional. Mulai dari… Read More
Poin Penting Bank Muamalat dan BMM memberikan santunan untuk 2.026 anak yatim, perlengkapan salat, dan… Read More
Poin Penting Prabowo menekankan pesan persatuan dan saling memaafkan pada Idul Fitri 1447 Hijriah. Presiden… Read More
Poin Penting Kapolri memprediksi puncak arus balik Idul Fitri dimulai 24 Maret 2026. Polri–TNI dan… Read More