Nasional

Pegawai Kemenkop Teken Pakta Antikorupsi Demi Kawal 80 Ribu Kopdes Merah Putih

Jakarta – Seluruh Pegawai di lingkungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) menandatangani Pakta Integritas Bebas Korupsi/Antikorupsi sebagai bentuk komitmen dalam menyukseskan Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.

Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengungkapkan, langkah ini diambil guna memastikan seluruh pegawai Kemenkop dapat bekerja secara profesional tanpa tersangkut masalah hukum.

Ia juga meminta seluruh jajarannya, termasuk para Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru bergabung untuk mengedepankan prinsip kerja jujur, kerja keras dan kerja cerdas.

Pasalnya, mandat yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk 80.000 unit Kopdes/Kel Merah Putih merupakan pekerjaan berat yang berisiko menimbulkan penyalahgunaan wewenang.

“Saya berharap semuanya untuk bertekad dan berkomitmen dalam upaya pemberantasan korupsi. Kita sudah berkomunikasi dengan Kejaksaan Agung dan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) agar jangan main-main dan jangan gelap mata (dalam menjalankan program Kopdes/Kel Merah Putih),” kata Budi, dalam keterangannya, Rabu, 11 Juni 2025.

Baca juga: Gedung Nganggur Milik Pemerintah Bisa Digunakan untuk Kantor Kopdes Merah Putih

Budi menegaskan, semua pihak harus saling mengawal agar program berjalan sesuai tujuan dan bebas dari praktik korupsi maupun suap.

Ia mengakui bahwa potensi penyelewengan sangat terbuka karena besarnya anggaran yang digelontorkan untuk mendukung operasional Kopdes/Kel Merah Putih, yang mencapai ratusan triliun rupiah.

Untuk itu, ia menekankan kepada seluruh pegawai Kemenkop agar bekerja dengan baik dan sepenuh hati dalam mengawal program ini, agar terhindar dari jeratan hukum.

Menurutnya, Kopdes/Kel Merah Putih merupakan “utang sejarah” karena koperasi selama ini hanya menjadi slogan sebagai soko guru perekonomian nasional, namun kurang mendapat perhatian nyata.

“Ini adalah momentum kita untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita melalaikan ini semua karena ini pertarungan yang besar untuk koperasi dan Kementerian Koperasi itu sendiri,” ujar Menkop Budi Arie.

Simak Liputan Khusus Tim Infobanknews dalam artikel berjudul “Koperasi Desa Merah Putih di Tengah Keraguan“. (Ilustrasi: M. Zulfikar)

Pembentukan Kopdes Hampir Capai Target

Dalam laporannya, Budi Arie menyebut bahwa tahapan pertama pembentukan Kopdes/Kel Merah Putih hampir rampung. Hingga hari ini, tercatat 79.743 unit telah terbentuk melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Atas capaian tersebut, Menkop Budi Arie mengapresiasi kinerja seluruh tim, khususnya para Koordinator Wilayah yang telah bekerja optimal tanpa lelah.

Baca juga: Pinjaman Himbara untuk Kopdes Merah Putih Harus Transparan dan Jelas

Meski demikian, ia menilai tantangan terbesar justru akan muncul pada fase selanjutnya, yakni pengoperasian koperasi.

“Saya berharap pencapaian dalam fase pembentukan ini tidak membuat kita terlena, sebab masih ada tahapan yang lebih berat yaitu membangun dan mengoperasikan Koperasi,” kata Menkop Budi Arie.

Ia mengakui bahwa fase operasional akan diwarnai banyak hambatan. Namun dengan mitigasi risiko dan tekad kuat dari seluruh pemangku kepentingan, ia optimistis program Kopdes/Kel Merah Putih akan berjalan baik dan menjadi alat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Recent Posts

Pengguna Jago Terhubung Bibit-Stockbit Tembus 3 Juta, Investasi Naik 80 Persen

Poin Penting Pengguna Aplikasi Jago terhubung Bibit-Stockbit tembus 3 juta per Januari 2026, tumbuh 38%… Read More

4 mins ago

OJK Tekankan Transparansi dalam Reformasi Pasar Modal RI

Poin Penting OJK percepat reformasi pasar modal melalui delapan rencana aksi untuk memperkuat likuiditas, transparansi,… Read More

2 hours ago

Sibuk Kerja dan Kejar Deadline?

Poin Penting Asuransi kesehatan penting di tengah gaya hidup sibuk dan biaya medis yang terus… Read More

2 hours ago

IHSG Masih Tertekan, OJK Minta Investor Pasar Modal Tetap Tenang

Poin Penting OJK menegaskan fundamental dan prospek jangka panjang pasar modal Indonesia masih sangat baik,… Read More

4 hours ago

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng KONI, Klaim Atlet Tembus Rp31 Miliar

Poin Penting BPJS Ketenagakerjaan dan KONI memperluas perlindungan atlet, dengan 265 ribu pelaku olahraga terdaftar… Read More

4 hours ago

Simak! Ini Hasil Pertemuan OJK dan BEI dengan MSCI

Poin Penting OJK dan BEI paparkan 8 aksi reformasi pasar modal ke MSCI, dengan fokus… Read More

4 hours ago