Keuangan

Pegadaian Beberkan Kunci Bangun Kepercayaan Nasabah ke Bisnis Emas

Jakarta – Head of Bullion Business PT Pegadaian, Kadek Eva Saputra, membeberkan kunci penting Perseroan dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan gadai, tabungan, hingga bank emas atau bullion bank.

Kadek menjelaskan, ada empat kunci utama yang diterapkan oleh Perseroan, salah satunya adalah melalui transformasi dari sisi produk dan pelayanan transaksi emas pada 2018.

“Karena kita lihat emas ini sangat mudah diterima. Apalagi kenaikan harga emas kan kalau kita lihat tahun lalu, kurang lebih 32 persen kenaikannya. Kalau kita in average selama data 20 tahun, rata-rata 12,3 persen annual growth-nya,” kata Kadek dalam acara Growth Summit 2025 yang digelar Moengage dan Infobank Digital, di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis, 7 Agustus 2025.

Baca juga: Pegadaian Bidik Pengelolaan Bisnis Bullion Tembus 28 Ton Emas di Akhir 2025

Selanjutnya, poin kedua yang dilakukan Pegadaian adalah menghadirkan teknologi melalui peluncuran berbagai platform untuk mengembangkan layanan emas digital, yang sebelumnya hanya tersedia melalui layanan konvensional.

“Kemudian yang ketiga tentu adalah operation, ini harus didukung, transformasi dan yang tidak kalah penting yang keempat adalah sebenarnya dari sisi culture-nya. Di sini ada organisasi sama mindset untuk culture, itu juga akan sangat mendukung transformasi. Nah itulah kenapa emas dan harus didukung ke transformasi,” imbuhnya.

Gabungan Teknologi dan Digitalisasi Ciptakan Brand Experience

Lebih lanjut, Kadek menjelaskan bahwa penggabungan teknologi baru dengan layanan digital emas akan menciptakan pengalaman merek (brand experience) bagi nasabah Pegadaian.

“Karena pasti customer akan, oh ini kita tidak hanya membeli produk kan, tapi experience terhadap brand tersebut. Kemudian ber-impact juga pasti ke customer experience dan juga tentunya adalah kepada produk experience itu sendiri,” ujar Kadek.

Baca juga: Makin Silau! Bisnis Cicil dan Gadai Emas BSI Melesat 92,52 Persen

Adapun, dengan adanya langkah-langkah transformasi terhadap layanan, Pegadaian mendorong nasabah untuk melakukan transaksi secara cepat, mudah, tepercaya, dan menyenangkan.

“Memang mungkin kata kuncinya adalah, kita pasti customer needs ya, artinya kita harus benar-benar validasi, sebenarnya kebutuhan customer itu apa gitu, baik itu produk yang kita ciptakan atau layanan yang kita berikan, kemudian teknologi yang untuk meng-enabler tersebut, ataupun operation kita untuk melayani mereka,” tutupnya. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Berikut 4 Saham Rekomendasi Analis

Poin Penting IHSG masih rawan koreksi ke area 6.745–6.849, namun skenario terbaik berpotensi menguat ke… Read More

4 mins ago

Tangkap Potensi IPO WBSA, IPOT Permudah Akses Pembelian Investor Ritel

Poin Penting WBSA siap melantai di BEI dengan melepas 1,8 miliar saham (20,75 persen) di… Read More

2 hours ago

Dalam 5 Tahun, Setoran Zakat BSI Tembus Rp1,07 Triliun

Poin Penting Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren… Read More

12 hours ago

Bank Sinarmas Ajak Nasabah Menabung Sekaligus Donasi Sosial lewat Tabungan Simas Share

Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More

14 hours ago

Tingkatkan Nilai Tambah, Alfamart Gandeng Layar Digi Hadirkan Bioskop Mini

Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More

14 hours ago

BTN Kuasai 72 Persen Pangsa Pasar KPR Subsidi, Penyaluran Tembus Rp3,65 T

Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More

14 hours ago