Categories: Perbankan

Pefindo Sematkan Prospek "Stabil" ke Bank Permata

Adanya dukungan dari pemegang saham yang kuat, posisi bisnis yang baik dan kualitas aset yang kuat, menjadi faktor dalam penentuan peringkat Bank Permata. Rezkiana Nisaputra

Jakarta–PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat untuk PT Bank Permata Tbk (BNLI). Pefindo menyematkan peringkat idAAA untuk perusahaan obligasi berkelanjutan I/2013 dengan prospek stabil.

Pefindo juga memberikan peringkat idAA+ untuk obligasi subordinasi II/2011, obligasi subordinasi berkelanjutan I/2012 dan obligasi subordinasi berkelanjutan II tahap I/2013. Bank Permata juga memperoleh peringkat idAA untuk obligasi subordinasi berkelanjutan II tahan II/2014.

Analis Pefindo, Imelda Rusli menjelaskan, faktor-faktor yang mendukung peringkat tersebut yakni karena adanya dukungan dari pemegang saham yang sangat kuat. Selain itu, posisi bisnis yang sangat baik dan kualitas aset yang kuat, juga menjadi faktor dalam penentuan peringkat yang diberikan Pefindo kepada Bank Permata.

“Periode pemeringkatan ini berlaku 3 September 2015 sampai 1 September 2016. Kekuatan Bank Permata ini sebagian diimbangi oleh kinerja profitabilitas yang moderat,” ujar Imelda, di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 23 September 2015.

Menurut Imelda, prospek stabil yang diberikan Pefindo kepada Bank Permata, dapat diturunkan jika Pefindo berpendapat ada penurunan dukungan dari pemegang saham atau jika profil kualitas aser Bank mengalami penurunan secara signifikan. (*)

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Targetkan Kredit Perbankan Tumbuh hingga 12 Persen di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More

18 mins ago

Kekerasan Debt Collector dan Jual Beli STNK Only Jadi Alarm Keras Industri Pembiayaan

Poin Penting Kekerasan debt collector dan maraknya jual beli kendaraan STNK only menggerus kepercayaan publik,… Read More

1 hour ago

OJK Wanti-wanti “Ormas Galbay” dan Jual Beli STNK Only Tekan Industri Pembiayaan

Poin Penting OJK menegaskan peran penagihan penting menjaga stabilitas industri pembiayaan, namun wajib diatur rinci,… Read More

2 hours ago

Sidak Industri Baja, Purbaya Kejar Potensi Tunggakan Pajak Rp500 Miliar

Poin Penting Menkeu Purbaya sidak dua perusahaan baja di Tangerang yang diduga menghindari pembayaran PPN… Read More

2 hours ago

Bank Mandiri Catat Pembiayaan Berkelanjutan Rp316 Triliun Sepanjang 2025

Poin Penting Pembiayaan berkelanjutan Bank Mandiri mencapai Rp316 triliun pada 2025, tumbuh 8% yoy, terdiri… Read More

3 hours ago

Pembiayaan Multifinance 2025 Lesu, OJK Ungkap Biang Keroknya

Poin Penting Aset industri pembiayaan 2025 terkontraksi 0,01 persen, dengan pertumbuhan piutang hanya 0,61 persen,… Read More

3 hours ago