PEFINDO dan BEI Luncurkan IDX-PEFINDO Prime Bank, Ini Daftar Sahamnya

Jakarta – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) bersama dengan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada hari ini (4/10) telah meluncurkan indeks baru yang bernama ‘IDX-PEFINDO Prime Bank’ atau berkode PRIMBANK10 yang diharapkan dapat menjadi acuan dan pilihan utama dalam berinvestasi di pasar saham khususnya di sektor perbankan.

Direktur Utama PEFINDO, Irmawati Amran, menyatakan bahwa, IDX-PEFINDO Prime Bank nantinya dapat dikembangkan dengan dukungan sinergi dan kredibilitas antara PEFINDO dan BEI.

Baca juga: IHSG di Oktober Cenderung Menguat, Bank KBMI 4 jadi Penopang?

“IDX-PEFINDO Prime Bank menawarkan pilihan saham-saham dengan peringkat terukur dari PEFINDO dan menjadi penggerak pasar di sektor perbankan,” ucap Irmawati dalam keterangan resmi di Jakarta, 4 Oktober 2023.

Berdasarkan hal itu, PEFINDO telah memilih 10 bank terbaik untuk periode Juli hingga Desember 2023 yang memiliki total aset hingga Rp7,8 kuadriliun atau jika dibandingkan dengan total aset perbankan per Juni 2023 sebesar Rp11,05 kuadriliun, bank-bank tersebut menyumbang panga pasar 70,58 persen.

Ke-10 bank tersebut di antaranya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dengan aset Rp1,81 kuadriliun, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) aset Rp1,96 kuadriliun, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) aset Rp1,36 kuadriliun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) aset Rp1,03 kuadriliun, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) aset Rp0,33 kuadriliun.

Kemudian, ada PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) aset Rp0,31 kuadriliun, PT Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) aset Rp0,21 kuadriliun, PT Danamon Indonesia Tbk (BDMN) aset 0,20 kuadriliun, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) aset Rp0,40 kuadriliun, dan PT Bank BTPN Tbk (BTPN) ASET Rp0,19 kuadriliun.

Baca juga: Industri Farmasi Terus Tumbuh, Ini Saham Rekomendasi Analis

Bank-bank tersebut diseleksi melalui beberapa kriteria di antaranya, melalui faktor peringkat, total aset, likuiditas, kapitalisasi pasar, valuasi, hingga faktor legal.

“Bagi kami, peluncuran ini juga akan memperluas informasi peringkat yang kami sematkan untuk mendukung pasar modal Indonesia yang lebih kuat dan andal,” imbuhnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

3 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

6 hours ago

Diam-diam Ada Direksi Bank Mandiri Serok 155 Ribu Saham BMRI di Awal 2026

Poin Penting Direktur Operasional Bank Mandiri, Timothy Utama, membeli 155 ribu saham BMRI senilai Rp744… Read More

12 hours ago

Astra Mau Buyback Saham Lagi, Siapkan Dana Rp2 Triliun

Poin Penting ASII lanjutkan buyback saham dengan dana maksimal Rp2 triliun, dilaksanakan pada 19 Januari–25… Read More

13 hours ago

OJK Beberkan 8 Pelanggaran Dana Syariah Indonesia, Apa Saja?

Poin Penting OJK menemukan delapan pelanggaran serius yang merugikan lender, termasuk proyek fiktif, informasi palsu,… Read More

14 hours ago

Dorong Inklusi Investasi Saham, OCBC Sekuritas dan Makmur Sepakati Kerja Sama Strategis

Poin Penting OCBC Sekuritas bermitra dengan Makmur untuk menghadirkan fitur investasi saham di platform Makmur… Read More

15 hours ago