Categories: Keuangan

Pefindo Biro Kredit Gandeng Empat Lembaga Keuangan

Jakarta–Lembaga Pengelola Informasi Prekreditan (LPIP) di Indonesia, Pefindo Biro Kredit terus memperluas basis anggotanya. Hal itu diwujudkan dengan bergabungnya secara resmi 4 lembaga keuangan terkemuka untuk menjadi anggota dari anak usaha PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) tersebut.

Keempat lembaga keuangan tersebut adalah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, PT Bussan Auto Finance, PT Bank Commonwealth dan PT Nissan Financial Services Indonesia. Perjanjian keanggotaan tersebut ditandatangani pada hari ini di Jakarta, 29 Febuari 2016.

“Nantinya, para anggota berhak atas akses produk dan layanan yang disediakan oleh Pefindo Biro Kredit, sementara itu mereka juga berbagai data dimiliki kepada Pefindo Biro Kredit,” kata Direktur Utama Pefindo Biro Kredit, Ronald T. Andi Kasim.

Ronald mengatakan, bahwa kerjasama keanggotaan ini merupakan wujud komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan bank dan lembaga pembiayaan akan data perkreditan yang akurat dan komprehensif yang tentunya akan sangat berguna dalam mendukung kegiatan usaha pembiayaan dari sisi manajamen risiko.

Seperti diketahui, LPIP merupakan lembaga yang berperan dalam memenuhi kebutuhan data informasi perkreditan yang dapat digunakan sebagai salah satu dasar pengambilan keputusan pembiayaan oleh lembaga keuangan.

Adapun data tersebut berasal dari Lembaga Keuangan dan Non Lembaga Keuangan. Keberadaan LPIP dimaksudkan untuk memperkuat infrastruktur system keuangan yang akan mendorong terciptanya stabilitas system keuangan.

Sebagai pengelola data informasi perkreditan yang cariatif dan bernilai tambah, menurut Ronald, keberadaan lembaga ini juga dimaksudkan untuk mengurangi informasi asimetris sehingga pengelolaan data perkreditan dapat lebih akurat, terintegrasi dan komprehensif.

Lebih lanjut Ronald menambahkan, perkembangan industri keuangan yang semakin maju dan kompleks menuntut ketersediaan informasi perkreditan yang komprehensif dengan cakupan data yang lebih luas termasuk data dari luar industri keuangan.

“Untuk itu, Pefindo Biro Kredit hadir sebagai penyedia layanan data yang menyediakan informasi akurat, komprehensif dan layanan yang beragam sesuai dengan kebutuhan perbankan, perusahaan pembiayaan, dan lembaga keuangan lainnya,” tegasnya.

Sekedar informasi, dalam melakukan pengolahan data, Pefindo Biro Kredit bekerjasama dengan CIC of Japan, sebuah biro kredit terbesar di Jepang dan Creditinfo, sebuah perusahaan internasional yang bergerak di bidang sistim informasi perkreditan dan manajemen risiko yang telah beroperasi yang bergerak di bidang sistem informasi perkreditan dan manajemen risiko yang telah beroperasi di 20 negara. (*) Dwitya Putra

Paulus Yoga

Recent Posts

Membaca Data Sritex: Antara Fakta Keuangan dan Narasi Kriminalisasi Bankir BPD

Oleh Tim Infobanknews/The Asian Post SIDANG kredit macet PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex,… Read More

18 mins ago

Satgas PKH Segel Tambang Nikel Ilegal PT Mineral Trobos

Poin Penting Satgas PKH menyegel area operasional PT Mineral Trobos di Maluku Utara karena dugaan… Read More

4 hours ago

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

4 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

5 hours ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

14 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

14 hours ago