CSR

Peduli Bencana Alam, Askrindo Hibur Anak-anak Korban Longsor

Sumedang – PT Asuransi Kredit Indonesia atau Askrindo, anggota Holding Perasuransian dan Penjaminan, Indonesia Financial Group, melakukan aksi sosial di wilayah bencana alam sebagai bentuk aksi Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dalam program Askrindo Peduli. Salah satu aksi sosial tersebut yakni menghibur anak-anak korban bencana seperti membacakan dongeng, kuis berhadiah dan menonton tayangan edukasi anak bersama-sama yang bertujuan untuk menghilangkan rasa sedih anak-anak.

Seperti yang dilakukan Askrindo hari ini, (1/2) di tempat relokasi pengungsian bencana tanah longsor Sumedang, Jawa Barat. Kondisi seperti ini perlu adanya penanganan yang tepat. Dengan menghadirkan konselor, psikolog anak dan story teller, Askrindo dan PAUD Institute bekerjasama untuk mengembalikan keceriaan anak-anak melalui Mobil Pintar (MoPi).

Mobil Pintar atau MoPi adalah perpustakaan keliling yang lebih difokuskan untuk anak usia dini (PAUD) sampai dengan Sekolah Dasar. Selain itu pada saat bencana, Mopi tidak hanya sebagai perpustakaan keliling namun sebagai prasarana dalam memulihkan dan membangkitkan semangat anak-anak, seperti kegiatan trauma healing.

Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait mengatakan bahwa program yang dilakukan oleh Askrindo sangat baik bagi pemulihan kondisi psikologis anak. “Dukungan Askrindo sangat efektif untuk menghibur anak-anak korban bencana. Tidak hanya keberadaan Mobil Pintar, namun bantuan buku juga sangat penting untuk mengalihkan perhatian dari ingatan akan bencana yang dialami dan ini merupakan bagian dari sesi trauma healing,” ujar Arist.

Pada kesempatan yang sama, Pemimpin Wilayah II Askrindo, I Gede Putrawidjaja menambahkan selain memastikan kondisi psikis anak-anak, sesaat setelah terjadi bencana tanah longsor, Askrindo telah memberikan sejumlah bantuan berupa pakaian, sembako, susu bayi dan bubur bayi ke wilayah bencana longsor di Sumedang.

“Selain menghibur anak-anak disini, Askrindo khusus datang untuk memberikan tambahan bantuan berupa paket gizi bagi anak-anak seperti susu dan biskuit,” ucap Gede. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Modal Kuat dan Spin Off, OJK Optimistis Premi Asuransi Tumbuh

Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More

1 hour ago

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

5 hours ago

Menko Airlangga Pamer Capaian Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, di Atas Negara-Negara Besar

Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More

5 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

6 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

6 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

6 hours ago