Beras; Bahan pangan utama. (Foto: Paulus Yoga)
Jakarta–Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengaku iri terhadap Purnomo, seorang pedagang beras di Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Puspayoga sebelum memberi kata sambutan di acara “Temu Mitra UMKM Naik Kelas” di Convention Hall Gedung Smesco, SME Tower, Jl. Jendral Gatot Subroto Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2015.
Hari itu, sebanyak 750 pelaku UMKM kumpul. Purnomo, salah satu pelaku UMKM yang berhasil naik kelas disuruh menyampaikan testimoni. Di hadapan hadirin, Purnomo meruntut kisah hidupnya sebagai pedagang beras di Jakarta. Suka dan duka diceritakan.
“Dulu, orang menyebut saya penjual beras, sekarang pedagang beras. Dulu, motor saja tidak punya. Saat jualan, beras 6 kilo (kg) saya panggul naik turun angkutan umum. Sekarang saya naik Fortuner,” cerita Purnomo dengan nada bangga.
Sebelum memberi kata sambutan, Puspayoga memanggil Purnomo, disuruh berdiri dekat mimbar mendampingi sang menteri. “Jujur, saya iri sama dia. Dia naik Fortuner, saya masih pakai Kijang,” kata Puspayoga disambut tepuk tangan riuh para hadirin.
Puspayoga, mengaku di tengah melambatnya ekonomi global dan nasional seperti sekarang, keberadaan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sangat dibutuhkan. “Karenanya, kami berusaha mendorong agar UMKM yang ada, satu juta di antaranya bisa naik kelas,” katanya. (*) Muhammad A. Jauhari
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More