News Update

Pebisnis Uni Eropa Cari Peluang Kerja Sama di Indonesia

Selain untuk menambah wawasan, para pengusaha dan asosiasi di Indonesia juga dinilai berhasil memanfaatkan kunjungan misi dagang tersebut sebagai sebuah wadah untuk saling terhubung, saling berdiskusi mengenai peluang-peluang bisnis dengan asosiasi dan kamar dagang, para pemilik bisnis, organisasi dan koperasi makanan asal Uni Eropa.

Anggota delegasi yang turut dalam misi dagang tersebut antara lain adalah Asosiasi Perdagangan Buah dan Sayur Eropa (European Fruit and Vegetables Trade Association); Asosiasi Perusahaan Susu Eropa (European Dairy Association); NEPLUVI, Asosiasi Industri Pengolahan Unggas Belanda  (Association of the Dutch Poultry Processing Industry); Dewan Agrikultur dan Makanan Denmark (Danish Agriculture and Food Council); Fayrefield Food; Delta Foods SA; Pusat Produksi Segar (the Fresh Produce Centre); Hutesa Agroalimentaria SA, Real Companhia Velha; dan  Alleanza delle Cooperative Italiane – Settore Agroalimentare (Aliansi Koperasi Makanan Italia).

Delegasi bisnis tersebut juga turut mengambil bagian dalam Dialog Bisnis Uni Eropa-Indonesia (EU-Indonesia Business Dialogue-EIBD), yang merupakan forum tahunan utama yang mepersatukan pebisnis Eropa dan Indonesia guna membahas cara-cara terbaik untuk memajukan perdagangan dan investasi serta memberikan berbagai rekomendasi kepada para pembuat kebijakan. Pada saat berlangsungnya acara EIBD tersebut, telah diadakan pula jamuan makan malam bisnis khusus yang dihadiri oleh Deputi Gubernur DKI Jakarta, Profesor Sutanto Soehodo.

Acara utama dari kunjungan delegasi bisnis Uni Eropa tersebut adalah keikutsertaan berbagai perusahaan Uni Eropa dalam pameran SIAL Interfood, yang merupakan jaringan pameran makanan terbesar di dunia dengan pengalaman selama 50 tahun, di mana pada tahun ini diadakan di Jakarta. Ajang ini juga menghadirkan Paviliun Uni Eropa (EU Pavilion) di mana beberapa perusahaan-perusahaan makanan dan minuman asal Eropa memamerkan produk-produk mereka kepada para pelanggan dan konsumen Indonesia. (Selanjutnya : Nilai perdaganga Indonesia-Uni Eropa capai €25,3 miliar)

Page: 1 2 3

Paulus Yoga

Recent Posts

Biaya Haji Berpotensi Melonjak Imbas Tekanan Global, Ini Usulan Maskapai

Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More

6 hours ago

Ancaman Siber Naik Level, Kaspersky Dorong Perusahaan Terapkan SOC Berbasis AI

Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More

6 hours ago

Dana Perlindungan Pemodal Masih Rendah, SIPF Hadapi Sejumlah Tantangan

Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More

6 hours ago

Konflik Timteng Berisiko Ganggu Internet Global? Ini yang Harus Dilakukan Pelaku Bisnis

Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More

6 hours ago

Bukan Soal Investasi Keamanan Siber, Ini Penyebab Data Nasabah Masih Rawan Dibobol

Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More

7 hours ago

PLN Jaga Keandalan Listrik di Tengah WFH, Ini Layanan yang Disiapkan

Poin Penting PLN menjamin pasokan listrik tetap andal selama kebijakan WFH di tengah meningkatnya aktivitas… Read More

7 hours ago