News Update

PDIP Resmi Pecat Jokowi, Gibran dan Bobby Nasution

Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi memecat Presiden RI 2014-2024 Joko Widodo (Jokowi) sebagai kader partai. 

Selain Jokowi, partai berlambang banteng itu juga memecat Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan Calon Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.

Ketua DPP Bidang Kehormatan PDI-P Komarudin Watubun menuturkan, pemecatan Jokowi  tertuang dalam Surat Keputusan (SK) bernomor 1649/KPTS/DPP/XII/2024 tentang pemecatan Joko Widodo dari keanggotaan PDI-P. 

Baca juga : Fraksi PDIP Minta Defisit Fiskal 0 Persen pada Awal Pemerintahan Prabowo

“Menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan, menetapkan, satu memberi sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Joko Widodo dari keanggotaan PDI-P, “ katanya, dikutip Senin, 16 Desember 2024.

Menurutnya, penetapan SK sendiri sejak 14 Desember 2024 dan diteken langsung oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto. 

Adapun, pemecatan Gibran dan Bobby tertuang dalam Surat Keputusan nomor 1650/KPTS/DPP/XII 2024 dan 1651/KPTS/DPP/XII/2024. Kedua surat keputusan tersebut ditetapkan pada 4 Desember 2024.

Baca juga : Prabowo Jajaki BRICS, Bagaimana Nasib OECD yang Dirintis Jokowi?

Dalam ketiga surat tersebut, PDI-P melarang Jokowi, Gibran dan Bobby untuk melakukan kegiatan atau menduduki jabatan yang mengatasnamakan partai  

Selain itu, PDIP juga menyatakan tidak mempunyai hubungan dan tidak bertanggung jawab atas apapun perbuatan yang dilakukan Jokowi.

“Terhitung setelah dikeluarkannya surat pemecatan ini, maka DPP PDI-P tidak ada hubungan dan tidak bertanggung jawab atas sesuatu yang dilakukan oleh saudara Jokowi,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

3 mins ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

41 mins ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

1 hour ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

1 hour ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

2 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

3 hours ago