Ribuan warga Gaza mengungsi hindari serangan Israel/istimewa
Jakarta – Kepala Badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) Philippe Lazzarini mendesak kepada negara-negara donor untuk membatalkan penangguhan dana UNRWA.
Hal tersebut diutarakan Lazzarini saat bertemu dengan Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman al-Safadi di Amman pada hari Kamis (1/2) membahas dugaan peran beberapa pegawai badan tersebut dalam serangan 7 Oktober terhadap Israel yang semakin gencar.
Berdasarkan laporan VOA Indonesia, Al-Safadi dan Lazzarini menekankan perlunya masyarakat internasional mengambil langkah segera untuk mendukung UNRWA.
Baca juga: Gara-Gara Ini, Banyak Negara Setop Bantuan Dana ke UNRWA
Ia mengatakan badan itu berperan sangat penting bagi para pengungsi Palestina dan mewakili kehidupan bagi lebih dari dua juta warga Palestina di Gaza.
Lazzarini juga memastikan, UNRWA segera memulai penyelidikan atas tuduhan itu dan memutuskan kontrak dengan pegawai yang dituduh.
Sebelumnya, sejumlah negara memutuskan menghentikan dana bantuan untuk badan PBB bagi Pengungsi Palestina (UNRWA). Keputusan ini menyusul tuduhan Israel kepada beberapa staf UNRWA terlibat dalam serangan Hamas pada 7 Oktober.
Baca juga: Ini Daftar Negara Desak Israel Hentikan Kasus Genosida di Gaza
Adapun gelombang penghentian pendanaan bagi UNRWA dimulai di AS pada Jumat (26/1) tepat setelah penyelidikan diumumkan.
Di antaranya Kanada, Australia, Inggris, Jerman, Italia, Belanda, Swiss, Finlandia, Estonia, Jepang, Austria dan Rumania bergabung dengan AS pada Senin. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More
Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More
Poin Penting WSKT dan Kementerian PU bangun 5 blok Huntara di Aceh Utara, menampung hingga… Read More
Poin Penting OJK menetapkan free float minimum saham menjadi 15 persen, naik dari 7,5 persen,… Read More
Poin Penting BRI membuka peluang rasio dividen 2025 lebih tinggi, didukung CAR kuat di level… Read More
Poin Penting Grab melalui A5-DB Holdings menambah kepemilikan saham Superbank (SUPA) sebanyak 253,91 juta saham… Read More