News Update

Pasokan BBM Shell Kembali Normal, Ini Daftar Harga Terbaru per Desember 2025

Poin Penting

  • BBM Shell Super (RON 92) kembali tersedia di seluruh SPBU Shell setelah kesepakatan dengan Pertamina Patra Niaga.
  • Saat ini yang tersedia baru Shell Super; Shell V-Power dan V-Power Nitro+ masih belum ada.
  • Harga BBM Shell per 1 Desember 2025 tidak berubah, Shell Super dibanderol Rp13.000 per liter.

Jakarta – Shell Indonesia mengumumkan bahwa pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Shell Super dengan nilai oktan (RON) 92 kembali tersedia di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), seiring tercapainya kesepakatan antarbisnis dengan Pertamina Patra Niaga.

Pengumuman tersebut disampaikan setelah sejumlah SPBU Shell sempat mengalami kekosongan pasokan BBM selama beberapa minggu terakhir.

“Terima kasih atas kesediaan Anda menunggu. Shell Super mulai hadir kembali di SPBU Shell,” tulis manajemen Shell Indonesia melalui akun Instagram resmin, @shell_indonesia, dikutip Senin, 8 Desember 2025.

Baca juga: Daftar Harga Terbaru BBM Shell, Vivo, dan BP per 1 September 2025

Produk BBM jenis Shell Super saat ini telah tersedia dan mulai dijual di sejumlah SPBU Shell di wilayah Jakarta, Banten, hingga Jawa Barat, terhitung sejak Minggu, 7 Desember 2025.

Namun demikian, ketersediaan BBM saat ini masih terbatas pada jenis Shell Super. Sementara itu, Shell V-Power dan Shell V-Power Nitro+ belum tersedia di SPBU Shell.

Baca juga: Dirut Pertamina Bantah Monopoli di Balik Stok BBM Shell dan BP Kosong

Di sisi lain, produk BBM jenis diesel, yaitu Shell V-Power Diesel, tetap tersedia. Selain itu, layanan Shell Select, bengkel di SPBU Shell, serta fasilitas pengisian daya kendaraan listrik (Shell Recharge) tetap beroperasi seperti biasa.

Daftar Harga Terbaru BBM Shell

Berikut harga produk BBM Shell yang berlaku efektif per 1 Desember 2025:

– Shell Super: Rp13.000 per liter

– Shell V-Power: Rp13.630 per liter

– Shell V-Power Diesel: Rp15.250 per liter

– Shell V-Power Nitro+: Rp13.890 per liter (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Empat Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham BCIC

Poin Penting Direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) memborong 162.800 saham pada 26 Februari… Read More

11 hours ago

INDEF: Inflasi Pangan Gerus Daya Beli, Picu Fenomena “Mantab”

Poin Penting INDEF menilai lonjakan harga pangan membuat masyarakat menengah bawah fokus ke kebutuhan pokok… Read More

11 hours ago

Konflik Timur Tengah Memanas, Pakar Nilai Impor Minyak AS Jadi Opsi Mitigasi

Poin Penting Pakar Universitas Padjajaran Yayan Satyakti mengusulkan Indonesia segera impor minyak mentah dari AS… Read More

12 hours ago

BI: Inflasi Februari 2026 Dipengaruhi Faktor Base Effect

Poin Penting Inflasi Februari 2026 capai 4,76 persen yoy, didorong kenaikan IHK dari 105,48 menjadi… Read More

12 hours ago

BPS: Emas Alami Inflasi Selama 30 Bulan Berturut-turut

Poin Penting Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Februari 2026 sebesar 0,68 persen (mtm), dengan IHK… Read More

14 hours ago

GoTo Klarifikasi soal Investasi Google dan Status Nadiem Makarim

Poin Penting Nadiem Makarim mendirikan Gojek (2010) hingga merger dengan Tokopedia membentuk GoTo Group pada… Read More

14 hours ago