Suku Bunga BI dan Gejolak Global Tak Akan Ganggu Bisnis BTN
Jakarta – Pasca mundurnya Suprajarto dari keputusan RUPSLB PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), bisnis BTN diklaim tak berpengaruh dan masih berjalan dengan lancar. Dengan demikian kondisi itu tidak menggangu kinerja perseroan.
Hal tersebut seperti disampaikan oleh Direktur Finance, Treasury & Strategy Nixon L.P Napitupulu dalam paparannya di acara “Ngopi Bersama Media” di Menara BTN Jakarta. Dirinya menyebut pihaknya masih optimis terhadap pertumbuhan bisnis miliknya.
“Jadi tidak usah khawatir keberlangsungan BTN masih normal, masih banyak akad dan still normal tidak terganggu sepanjang listrik nyala,” kata Nixon di Jakarta, Selasa 3 Agustus 2019.
Dirinya menjelaskan, usai Suprajarto menolak hasil RUPS-LB pada (29/8) malam, kesokan harinya (30/8) BTN telah menetapkan Oni Febriarto Rahardjo sebagai pelaksana tugas (plt) Direktur Utama (dirut) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
“Setelah RUPS-LB ramai malam sampai pagi, tapi jam 10 pagi esoknya (30/8) sudah rapat untuk plt direktur utama tidak sampai 2 jam sudah tentukan,” tambah Nixon.
Nixon menyebut, BTN yang kini berusia 69 tahun sudah cukup berpengalaman menghadapi gejolak tersebut. Oleh karena itu dirinya optimis kejadian tersebut tidak mengganggu kinerja Perseroan.
Berdasarkan kinerja BTN Semester I-2019 tercatat aset tumbuh 16,58% menjadi Rp312,5 triliun, Kredit dan Pembiayaan tumbuh 18,78% menjadi Rp251,0 triliun, sedangkan Dana Pihak Ketiga sebesar Rp219,8 triliun atau tumbuh 15,89%.
Dirinya menjelaskan, perseroan masih mendominasi 39,6% pangsa pasar pembiayaan perumahan nasional dan 92,4 % pangsa pasar pembiayaan perumahan subsidi di Indonesia. (*)
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo bertemu tokoh dan ormas Islam di Istana untuk berdiskusi dan menampung… Read More
Poin Penting Pemerintah menanggapi peringatan MSCI dengan berkomitmen meningkatkan transparansi pasar modal, termasuk terkait porsi… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More