Ekonomi dan Bisnis

Pasca Merugi, Champ Resto (ENAK) Cetak Laba Rp62,3 Miliar

Jakarta – PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) mencatatkan laba bersih di 2022 sebesar Rp62,3 miliar atau membaik bila dibandingkan pencapaian tahun 2021 yang mengalami negatif. Raihan laba ini salah satunya ditopang oleh penjualan perseroan yang tumbuh positif.

“Kinerja terus bertumbuh dengan baik. Kami optimis bahwa momentum peningkatan performa perusahaan akan berlanjut di tahun 

2023,” ujar Chief Operating Officer (COO) ENAK, Hade Mboi dikutip Jumat, 31 Maret 2023.

Emiten yang memiliki dan mengelola enam brand restoran di Indonesia yakni Gokana, Raa Cha, Monsieur Spoon, Platinum, BMK dan Chopstix, mencatat rekor penjualan bersih senilai Rp1,26 triliun pada tahun 2022 atau tumbuh sebesar 60,3% dibandingkan dengan tahun 2021.

Angka ini merupakan rekor tertinggi ENAK, bahkan 16,4% lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi pre-pandemi pada tahun 2019, walaupun dengan masih merebaknya Omicron pada kuartal pertama 2022 lalu.

“Selain penjualan yang bertumbuh, kami juga mencatat pertumbuhan EBITDA sebesar 34,7% dari Rp198 miliar di 2021 menjadi Rp266,6 miliar di tahun 2022, terlepas dari adanya tekanan inflasi global sepanjang 2022,” ungkap Chief Financial Officer (CFO) ENAK, Christopher Supit.

Keberhasilan kinerja ENAK tahun 2022 didukung oleh keputusan tepat manajemen untuk tetap melanjutkan ekspansi secara masif walaupun di masih dalam masa pandemi. “Kami tetap melanjutkan ekspansi outlet sepanjang 2022, di mana kami membuka total 35 outlet baru,” jelas Christopher.

Lebih lanjut Hade menambahkan, hal ini sejalan dengan rencana manajemen yang telah diungkapkan pada saat persiapan IPO tahun lalu untuk melanjutkan ekspansi. Tahun ini, ENAK akan menambah sub-brand baru untuk memperkuat positioning brand yang 

telah ada. “Kami telah menandatangani lebih dari 40 kontrak untuk pembukaan outlet baru,” 

ucapnya.

Fokus utama perseroan masih dengan pengembangan Gokana, Raa Cha dan Monsieur Spoon. Mirip dengan 2022, opening Gokana dan Raa Cha lebih banyak berfokus ke daerah suburban dan luar Jabodetabek, bahkan luar pulau Jawa.

“Di tahun 2023 ini kami berencana untuk masuk ke kota–kota baru di Jawa dan Sumatera, seperti Palembang, Lampung, Bengkulu, dan Pekanbaru,” kata Hade. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

51 mins ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

2 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

2 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

3 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

4 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

4 hours ago